kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Gara-gara pernyataan kontroversial PM Malaysia, outlook saham CPO menarik


Senin, 13 Januari 2020 / 05:07 WIB
Gara-gara pernyataan kontroversial PM Malaysia, outlook saham CPO menarik
ILUSTRASI. Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (27/12) ditutup menguat 0,16 persen atau 9,87 poin ke level 6.329,31. ANTARA FOTO/Indri

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada penutupan perdagangan Jumat (10/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,01% ke level 6.274,49.

Lima sektor saham juga kompak berada di zona hijau serta menopang kenaikan IHSG. Dan lima sektor saham lainnyta berada di zona merah dengan sektor industri dasar turun paling dalam 0,70%

Baca Juga: Meskipun IHSG turun tapi indeks IDX30 dan LQ45 naik, apa pemicunya?

Sementara sektor perkebunan berada di urutan kedua di zona merah yang turun 0,59%. Namun sehari sebelumnya pada hari Kamis sektor perkebunan yang naik 3,77%.

Terkait hal itu, analis Samuel Sekuritas Suria Dharma mengatakan ada beberapa katalis positif yang membuat sektor perkebunan melesat. Salah satunya percepatan implementasi B30 selain itu Malaysia juga ada kebijakan mencampur 20% minyak sawit ke bahan bakar solar atau B20.

Baca Juga: Konflik AS-Iran sempat memanas, IHSG turun 0,77% dalam sepekan

Ia melanjutkan, Perdana Menteri Malaysia yang memberi pernyataan kontroversial mengenai mengenai Kashmir membuat para pembeli minyak sawit dari India mencari suplai dari negara lain, termasuk Indonesia.


Tag


TERBARU

Close [X]
×