kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Free Float Bakal Dikerek Jadi 15%, BEI TegaskanTetap Otimistis target 50 IPO Tercapai


Jumat, 06 Februari 2026 / 04:40 WIB
Free Float Bakal Dikerek Jadi 15%, BEI TegaskanTetap Otimistis target 50 IPO Tercapai
ILUSTRASI. Target 50 IPO di tahun 2026 tetap dipertahankan BEI, meski otoritas mengerek free float dari 7,5% menjadi 15%.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap optimistis target 50 penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO), termasuk di dalamnya enam lighthouse company pada 2026 tercapai.

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna optimistis target tersebut bisa tercapai walaupun ada kenaikan minimal free float menjadi 15% karena perekonomian Indonesia stabil. 

Nyoman berharap apetite atau minat dari para entrepreneur alias pengusaha justru meningkat karena ke depan pasar saham Indonesia akan lebih dalam dan bisa menarik lebih banyak investor. 

“Ke depan pasar Indonesia akan dalam, dengan pasar yang dalam yang pertama tentu memberikan attractiveness terhadap investor untuk lebih banyak lagi berinvestasi,” katanya saat ditemui, Rabu (4/2/2026). 

Baca Juga: Industri Otomotif Diramal Pulih, Intip Saham Terdiskon Pilihan Maybank Sekuritas

Dia menggambarkan bak seperti kolam, pasar modal dengan ketentuan minimal free float yang lebih tinggi akan menjadi kolam yang lebih dalam sehingga bisa menjaring lebih banyak ikan. 

Apalagi, kata Nyoman, ruang investasi dari sejumlah investor institusi juga akan diperlebar. Terbaru, pemerintah berencana menaikkan batas atas investasi dana pensiun dan asuransi di pasar modal dari 8% menjadi 20%. 

“Dengan mengikuti apa yang diharapkan oleh provider index global, itu juga akan meningkatkan attractiveness untuk investor asing. Jadi kami tidak melakukan perubahan atas target,” tegasnya. 

Meski tak menyebut secara rinci, Nyoman bilang di pipeline BEI saat ini ada dua perusahaan mercusuar alias lighthouse company yang sedang dipersiapkan untuk menggelar IPO. 

Salah satunya berasal dari sektor infrastruktur. Dia pun tak yakin apakah dua perusahaan itu bisa menggelar IPO di kuartal satu ini, karena calon emiten itu sedang melakukan revisi laporan keuangan. 

Selanjutnya: Rusia Terpaksa Obral Harga Minyak Setelah India Berpaling, China Cuan Besar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×