kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Fokus digital, Mahaka Radio (MARI) bikin anak usaha baru


Rabu, 19 Juni 2019 / 16:04 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) akan membentuk anak usaha baru yang berfokus untuk platform digital, Noice. Dalam hal ini, perusahaan akan bekerjasama dengan PT Quatro Kreasi Indonesia.

Presiden Direktur MARI Adrian Syarkawie mengatakan, perusahaannya dengan Quatro akan joint venture dalam membentuk anak usaha yang diberi nama PT Mahaka Digital.

Dimana, MARI akan menggenggam 80% saham dan Quatro sebesar 20% saham. Sekadar tahu saja, Quator merupakan perusahaan konsorsium yang terdiri dari empat perusahaan label musik yakni Musika, Aquarius, My Music, Trinity Optima Production.

"Rencananya anak usaha ini dalam waktu dekat susah bisa dibentuk, dan saat ini proses administrasi susah hampir selesai," jelas Adrian usai RUPS, Rabu (19/6).

Secara garis besar, Mahaka Digital ini akan fokus dalam menjalankan aplikasi Noice, sebagai program digital tujuh radio yang dimiliki perusahaan saat ini. Sebelumnya, perusahaan menjelaskan, dengan berkembangnya dunia digital yang sangat pesat membuat potensi Noice sangat besar.

Sebab, perusahaan bisa menyasar pendapatan tidak hanya dari iklan secara b to b tapi juga langsung ke pelanggan lewat b to c. "Di Noice, tidak hanya ada konten live streaming saja, tapi kita ada konten musik dan podcast yang sedang kita kembangkan," tutur dia.

Tapi sayangnya, untuk tahun ini perusahaan tidak ingin muluk-muluk dalam kontribusi Noice dalam pendapatan. "Untuk tahun ini kita masih fokus memperkuat Noice bagaimana pelanggan bisa nyaman dan kita mengetahui dan mempelajari behavior dari pelanggan itu sendiri," kata Adrian.

Maka di 2020 sejatinya Mari berharap kontribusi digital bisa mencapai 20% dan dalam lima tahun ke depan bisa tumbuh paling tidak di atas 10%. Sekadar tahu saja, untuk pengembangan media ini perusahaan mengalokasikan capex sebesar Rp 11,2 miliar.

Pun tahun ini MARI juga berharap pendapatan bisa terkerek naik menjadi Rp 161 miliar dari realisasi 2018 sebesar Rp 145 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×