kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fluktuasi tinggi berujung penurunan IHSG


Jumat, 23 November 2012 / 11:41 WIB
ILUSTRASI. Badan Pangan Nasional resmi terbentuk, SPI berharap kebijakan pangan terimplementasi sampai tingkat daerah


Reporter: Rika Theo |

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif di hari terakhir pekan ini (23/11). Setelah sempat menanjak di awal perdagangan, IHSG terus tergelincir turun hingga ditutup minus 0,14% ke level 4.329,65.

IHSG terseret penurunan 119 saham di bursa. Sementara 75 saham naik dan sisanya 96 saham tak bergerak.

Transaksi di bursa ramai pada perdagangan sesi pagi. Nilainya mencapai Rp 3,27 triliun, dengan volume 3,33 miliar saham yang berpindah tangan.

Hanya tiga sektor bermain di zona hijau. Sisanya melemah dipimpin oleh sektor infrastruktur yang terpangkas 0,58%. Sektor barang konsumsi naik paling tinggi sebesar 0,18%.

Tiga saham yang melemah paling dalam antara lain PT Toba Pulp Lestari Tbk (
INRU) yang terpapas 18,52% menjadi Rp 1.100 dan PT Ristia Bintang Mahkota Tbk (RBMS) merosot 7,19% menjadi Rp 155, dan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) minus 6,32% menjadi Rp 89.
Sementara tiga saham top gainers antara lain PT Panasia Indo Resouces Tbk (HDTX) yang melesat 25% ke Rp 475, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) terangkat 12,07% ke Rp 650, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) naik 9,8% ke Rp 280.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×