kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Fimaperkasa Utama (FIMP) Bidik Pendapatan Rp 8 Miliar pada 2024


Kamis, 06 Juni 2024 / 14:01 WIB
Fimaperkasa Utama (FIMP) Bidik Pendapatan Rp 8 Miliar pada 2024
ILUSTRASI. Aktivitas pekerjaan konstruksi pematangan lahan oleh PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) menargetkan bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp 8 miliar pada 2024. Raihan ini utamanya akan ditopang dari segmen konstruksi pembangunan gedung dan jalanan. 

Direktur Utama Fimperkasa Utama, Mohamad Mulky Thalib, mengatakan dalam pipeline FIMP sudah ada beberapa proyeksi yang sedang dikerjakan. Salah satunya, pembangunan infrastruktur perumahan di daerah Sukabumi. 

"Kontrak pembangunan infrastruktur perumahan itu memiliki nilai sebesar Rp 6 miliar – Rp 8 miliar sampai 2026. Namun tahun ini ditargetkan pendapatan bisa mencapai Rp 8 miliar," kata Mulky dalam paparannya, Kamis (6/6). 

Baca Juga: Perdana melantai di bursa, saham Fimperkasa Utama (FIMP) naik 9,60%

Adapun sepanjang 2023, FIMP mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp 7,15 miliar. Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan FIMP mencapai Rp 641,78 juta, yang tumbuh 17,45% secara tahunan.  

FIMP juga tengah melihat peluang pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Mungkin FIMP tidak terjun sendirian dalam proyek pembangunan di IKN, tetapi melalui kerja sama dengan pihak lain. 

"Mungkin kami akan bergabung sebagai sub kontraktor dari rekanan kami yang sudah mendapatkan kontrak di IKN. Itu yang ada di dalam pipeline kami," jelas Mulky. 

Baca Juga: IPO, Fimperkasa Utama menawarkan harga perdana Rp 125 per saham

Sejalan dengan itu, FIMP mengalokasikan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) yang konservatif. Mulky bilang FIMP menyiapkan dana sekitar Rp 1 miliar–Rp 2 miliar untuk 2024. 

"Anggaran capex akan bergantung pada kebutuhan kami. Namun dana akan digunakan untuk maintenance atau pemeliharaan dan peremajaan aset-aset dan armada yang ada," ucapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×