kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Faktor pemulihan ekonomi buat RHB Sekuritas mengubah rating sektor poultry


Kamis, 07 Oktober 2021 / 13:27 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas Penetasan Telur Ayam (Hatchery) milik JAPFA. Faktor pemulihan ekonomi buat RHB Sekuritas mengubah rating sektor poultry.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Baru-baru ini, Kementerian Perdagangan meminta pelaku industri untuk mematok harga DOC di level Rp 6.000 untuk peternak, karena harga broiler masih di level Rp 19.000 per kg sesuai arahan pemerintah. Alhasil, pemerintah juga melarang perusahaan menaikkan harga pakan. 

Menurut Michael dan Marco, sentimen negatif tersebut justru seharusnya menjadi window opportunity masuk yang baik. Keduanya melihat sikap pemerintah terhadap harga pakan hanya sebatas rekomendasi, dan tidak akan ada penalti yang diberikan bagi peternak yang menaikkan harga pakan. 

“Pada akhirnya, pendapatan emiten sektor poultry di paruh kedua tahun ini akan jauh lebih baik. Didukung oleh harga ayam yang lebih tinggi karena kegiatan ekonomi yang mulai pulih,” imbuh Michael dan Marco.

Adapun RHB Sekuritas menjadikan Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) sebagai top pick dengan rekomendasi beli dengan target harga Rp 2.750 per saham.

Selanjutnya: Tersengat sentimen subsidi jagung, ini rekomendasi saham CPIN, JPFA, WMUU & SIPD

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×