kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

eTrading: Bergerak downtrend, IHSG berpotensi terkoreksi


Senin, 14 Maret 2011 / 09:33 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pada perdagangan Jumat (11/3) lalu, indeks Dow Jones ditutup naik 59 point (+0.50) ke level 12.044,40 menyusul keluarnya data retail sales yang sesuai dengan estimasi analis. Sentimen positif lainnya yaitu naiknya harga–harga industri komoditas menyusul bencana alam yang terjadi di Jepang.

Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ditutup turun 45 point (-1,27%) ke level 3.542,23 menyusul kekhawatiran mengenai krisis politik di Timur Tengah yang sudah mulai menyebar ke Arab Saudi serta bencana alam yang terjadi Jepang.

"Jumat lalu, asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 295,26 miliar dengan sektor yang paling banyak dijual oleh asing adalah sektor perbankan sebesar Rp 89 miliar, sektor plantation Rp 73 miliar, dan sektor batubara sebesar Rp 45 miliar," jelas Kepala Riset eTrading Securities Betrand Reynaldi.

Secara teknikal, IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi melihat stochastic indicator masih bergerak downtrend di area overbought. "RSI juga masih bergerak downtrend," imbuhnya.

Pada perdagangan hari ini (14/3), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3.475 hingga 3.568 dengan saham–saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Adaro Energi (ADRO), PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), dan PT Unilever (UNVR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×