kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

ETF bisa menjadi alternatif di tengah volatilitas pasar


Kamis, 26 November 2020 / 22:52 WIB
ETF bisa menjadi alternatif di tengah volatilitas pasar
ILUSTRASI. Investor bisa memanfaatkan fitur fleksibilitas dalam transaksi pada reksadana exchange traded fund (ETF).


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Insight Investments Management menilai perkembangan kasus Covid-19 saat ini masih akan membuat pasar diliputi ketidakpastian. Di sisi lain, optimisme pasar atas perkembangan terbaru vaksin Covid-19 mulai mereda.

“Kami lihat ke depan masih terdapat ketidakpastian terutama dari perkembangan kasus Covid-19 dan vaksin tentunya,” ujar Direktur Utama Insight Investments Management, Ekiawan Primaryanto dalam siaran pers, Kamis (26/11).

Dalam kondisi tersebut, investor bisa memanfaatkan fitur fleksibilitas dalam transaksi pada reksadana exchange traded fund (ETF). “Karena volatilitas yang masih sangat tinggi, kami sarankan investor bisa memanfaatkan fitur fleksibilitas dalam transaksi pada reksadana ETF,” kata Ekiawan.

Fitur yang tersedia pada ETF memungkinkan investor bisa seperti trader, sehingga bisa hit and run. Jika dilihat dari grafik tersebut, untuk periode 2018-2019 atau saat krisis finansial global, namun pasar cenderung volatile dan sideways. “Di tengah kondisi pasar baik domestik maupun global yang cenderung fluktuatif, kehadiran produk Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index bisa menjadi alternatif investasi,” ungkap dia.

Baca Juga: Meski ada pandemi, jumlah investor pasar modal masih meningkat

Namun jika investor berinvestasi di reksadana konvensional yang cenderung buy and hold, Ekiawan menjelaskan, investor akan sulit mendapatkan imbal hasil maksimal. Investor bisa menerapkan strategi trading dengan melihat potensi downside dan upside melalui investasi di Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index.

Reksa Dana Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index resmi diluncurkan di Bursa Efek Indonesia pada 11 Juni 2020 dan telah memberikan return sebesar 11,39% (berdasarkan  Infovesta, 17 November 2020). Reksadana ini ditujukan untuk memberi hasil investasi yang optimal melalui ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi di BEI. Menunjuk PT Bank Central Asia, Tbk sebagai bank kustodian, net asset value (NAV) per unit reksadana ini hanya Rp 100, atau merupakan salah satu yang terendah di industri.

“FTSE Indonesia Index Low Volatility Factor merupakan market cap weighted index yang merepresentasikan performa dari saham big cap dan mid cap di Indonesia yang memiliki faktor volatilitas lebih rendah dari FTSE Indonesia Index,” ujar Ekiawan.

Baca Juga: BI pangkas suku bunga, begini prospek kinerja reksadana pendapatan tetap

Layaknya berinvestasi di instrumen saham, pembelian dan penjualan unit penyertaan reksadana ETF dapat dilakukan sepanjang hari dengan harga yang tercatat di BEI selama jam perdagangan bursa. Sehingga investor dapat bertransaksi dengan harga dan waktu secara real time.

Selain itu, transparansi isi portofolio reksadana ini juga menjadi faktor penting dalam memilih instrumen investasi. Reksadana ETF memenuhi syarat transparansi yang lebih dalam dibandingkan reksadana konvensional.

Pembelian ETF ini dapat dilakukan sebagaimana bertransaksi saham di Bursa Efek Indonesia, melalui semua mitra sekuritas yang dimiliki investor, dengan kode XILV. Para investor dapat mulai dengan dana minimum Rp10.000 untuk berinvestasi di XILV. 

Baca Juga: Naik 5,30% bulan Oktober, IHSG belum mampu menutup penurunan September

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Sukses Berkomunikasi dengan Berbagai Gaya Kepribadian Managing Procurement Economies of Scale Batch 7

[X]
×