kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Empat saham indeks Kompas 100 ini menguat saat IHSG lesu, ini rekomendasi analis


Minggu, 08 Maret 2020 / 17:00 WIB
ILUSTRASI. Petugas keamanan beridiri di samping grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2020).


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Melihat pergerakan sahamnya saat ini, Hendriko memprediksi MDKA masih akan kembali menguji resisten double top di 1.300. Apabila berhasil menguat ke atas 1300 potensi penguatan lanjutan ke Rp 1.400 hingga Rp 1.500.

"Sentimen emas yang break all time high sepertinya berpotensi menjadi katalis penguatan saham MDKA," imbuhnya.

Baca Juga: IHSG jatuh dalam, ini kriteria saham-saham yang dilirik dana pensiun

Selain MDKA, BOGA juga mengalami penguatan. Akan tetapi, menurut pengamatan Hendriko pada saham BOGA tidak ada sentimen yang sacata spesifik mempengaruhi.

Dilihat secara teknikal, sejak tahun lalu saham ini bergerak uptrend dan menguat signifikan di akhir tahun. Asal tahu saja jika di tarik setahun ke belakang, saham BOGA memang hingga mencapai 131,85%.

Berdasar RTI Business, harga saham BOGA mulai mengalami penguatan pada pertengahan November 2019. Adapun pada penutupan perdagangan terakhir BOGA mencatatkan  harga Rp 1.565.

Meskipun menunjukan penguatan, Hendriko menyarankan wait and see terlebih dahulu untuk saham BOGA hingga muncul potensi penguatan lanjutan.

Baca Juga: Demam virus corona diprediksi masih menjegal pergerakan IHSG di pekan depan

"Melihat indikator MACD yang mulai divergence dan volume yang mulai menipis, BOGA ada potensi mengalami koreksi setelah penguatan signifikan," kata Hendriko ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (8/3).




TERBARU

[X]
×