kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Emiten semen optimistis menghadapi tahun ini


Rabu, 05 Mei 2021 / 18:05 WIB
Emiten semen optimistis menghadapi tahun ini
ILUSTRASI. Sejumlah emiten menargetkan bisa mencetak kenaikan volume penjualan tahun ini.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

Emiten semen yang berbasis di Sumatra Selatan, yakni PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) juga menargetkan pertumbuhan penjualan tahun ini. Tak tanggung-tanggung, emiten pelat merah ini menargetkan penjualan semen  tahun 2021 sebesar 2,18 juta ton atau meningkat 11% dari tahun sebelumnya yang sebesar 1,9 juta ton.

Sekretaris Perusahaan Semen Baturaja Doddy Irawan mengatakan, ada sejumlah katalis yang membuat SMBR percaya diri target ini bisa tercapai, salah satunya kegiatan konstruksi infrastruktur dan proyek strategis awal tahun 2021 mulai berjalan.

Kepala Riset Yuanta Sekuritas Chandra Pasaribu menyebut, sejauh ini momentum pemulihan industri semen masih positif. Hal ini tercermin dari kenaikan volume  penjualan yang juga memengaruhi kenaikan pendapatan.

“Meskipun demikian, persaingan masih cukup ketat terutama dari pemain-pemain yang kecil. Diperkirakan kenaikan volume semen nasional bisa mencapai 5% di tahun 2021,” terang Chandra kepada Kontan.co.id, Rabu (5/5).

Baca Juga: Semen Baturaja (SMBR) targetkan volume penjualan tumbuh 11%, ini pendorongnya

Meski di kuartal pertama penjualan semen cukup moncer, Chandra menilai penjualan di kuartal kedua cenderung akan lebih rendah secara siklus mengingat periode Lebaran. Hal ini karena tidak diperbolehkannya truk semen untuk beroperasi. Ditambah, pekerja di sektor konstruksi dan bangunan biasanya tidak bekerja di momen ini.

Di sisi lain, kenaikan harga batubara, yang merupakan komponen bahan bakar pabrik semen, dinilai bisa menekan margin emiten jika tidak diimbangi dengan kenaikan harga.

Baca Juga: Konsumsi masih lemah, ini prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×