Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bulan Ramadan kerap menjadi kesempatan mendulang cuan bagi bisnis kuliner, termasuk emiten-emiten restoran di pasar modal.
Lonjakan konsumsi masyarakat selama bulan puasa dan tradisi berbuka bersama dinilai menjadi pendorong utama peningkatan pendapatan bagi sektor ini.
Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori, Ekky Topan, menilai bahwa prospek bisnis emiten restoran secara umum masih cukup positif, didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat.
Baca Juga: Emiten Media Berpotensi Mendulang Cuan Bulan Ramadan, Cek Rekomendasi Sahamnya
Namun, momentum Ramadan tahun ini diperkirakan tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya akibat tekanan terhadap daya beli masyarakat.
"Untuk proyeksi sebagian besar bisnis emiten resto menurut saya masih akan penuh dengan tantangan, melihat persaingan ketat antara restoran lokal dan internasional," kata Ekky kepada Kontan, Rabu (5/3).
Selain itu, perubahan preferensi konsumen yang cepat, serta isu-isu yang melanda beberapa emiten, seperti boikot dan dugaan penipuan, menjadi faktor yang perlu dicermati.
Tak hanya itu, terdapat sejumlah emiten di sektor ini yang baru melantai di bursa, sehingga masih memiliki risiko tinggi. Kinerja setelah IPO pun belum sepenuhnya mencerminkan ekspektasi yang tercantum dalam prospektus.
Baca Juga: Banding-Banding Kinerja Emiten Resto: Yang Cuan dan Boncos di Tengah Aksi Boikot
"Untuk proyeksi 2025, bisnis emiten resto menurut saya masih akan penuh tantangan untuk bertumbuh. Selain karena ekonomi yang lesu, saat ini tren konsumen bisa berubah sangat cepat sejak adanya sosial media," ujarnya.
Di tengah tantangan tersebut, Ekky menilai saham PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) sebagai salah satu yang menarik.
Dari sisi teknikal, saham ini menunjukkan pergerakan yang cukup stabil dan kuat bergerak di atas level support Rp 500.
Dus, Ekky menyarankan untuk akumulasi beli saham ENAK di harga Rp 500 - Rp 630 per saham, dengan target harga Rp 850 - Rp 900 per saham.
Sebagai informasi, ada sejumlah emiten pemilik gerai atau waralaba F&B yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Emiten Ritel Berharap Cuan dari Ramadan dan Lebaran
Mulai dari PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY).
Kemudian, ada sejumlah emiten yang tergolong baru melantai di BEI, yakni PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI), PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) dan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK).
Selanjutnya: Tata Kelola Danantara yang Tertuang dalam PP 10/2025 Dinilai Sangat Longgar
Menarik Dibaca: Promo PSM Alfamart 1-7 Maret 2025, Kurma Prime Dates Diskon Rp 22.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News