kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Emiten Konsumer Grup Salim Catat Kinerja Solid di Kuartal I, Cek Rekomendasi Analis


Kamis, 08 Mei 2025 / 08:10 WIB
Emiten Konsumer Grup Salim Catat Kinerja Solid di Kuartal I, Cek Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Produk mi instan produksi Indofood dipajang pada rak pasar ritel modern di Bekasi, Selasa (18/2/2025). Sebagian besar emiten konsumer dan ritel milik Grup Salim berhasil membukukan kinerja solid pada kuartal I-2025.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Putu Chantika Putri, mencatat bahwa laba ICBP pada kuartal I-2025 melampaui ekspektasi analis sebesar 30%, dan sejalan dengan konsensus sebesar 25% dari proyeksi tahun penuh.

Namun, pertumbuhan penjualan tahunan hanya sebesar 1,3%, lebih rendah dari panduan perusahaan sebesar 7%–9% yoy.

Hal ini disebabkan lemahnya penjualan domestik yang hanya tumbuh 0,5% yoy, serta adanya pembatasan mobilitas dan penyesuaian harga mi instan.

Baca Juga: Saham Emiten Konsumer Grup Salim Masih Moncer

Untuk INDF, pertumbuhan laba ditopang oleh pengendalian beban operasional dan peningkatan pendapatan lain-lain.

Pendapatan tumbuh moderat sebesar 2,48% yoy, sejalan dengan estimasi analis sebesar 25% dari target tahun 2025 dan sedikit melampaui konsensus sebesar 27%. Segmen Consumer Branded Products yang menyumbang sekitar 63% dari total penjualan hanya tumbuh 2,1% yoy.

Putu merekomendasikan beli (buy) saham ICBP dan INDF dengan target harga masing-masing Rp13.000 dan Rp8.300 per saham.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×