kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Emiten Konsumer dan Ritel Milik Grup Salim Mayoritas Menguat di Kuartal I-2025


Rabu, 07 Mei 2025 / 22:50 WIB
Diperbarui Rabu, 07 Mei 2025 / 22:49 WIB
Emiten Konsumer dan Ritel Milik Grup Salim Mayoritas Menguat di Kuartal I-2025
ILUSTRASI. Stan Indofood saat pameran THAIFEX-World of Food Asia. Sebagian besar emiten konsumer dan ritel milik Grup Salim berhasil membukukan kinerja solid pada kuartal I-2025.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi pendapatan, ICBP berhasil mencatatkan kinerja sesuai dengan ekspektasi analis dan konsensus, dengan realisasi sebesar 26% dari target tahunan.

Namun, pertumbuhan penjualan tahunan hanya sebesar 1,3%pada kuartal I-2025, lebih rendah dari panduan perusahaan yang menargetkan 7%-9% yoy. Perlambatan ini disebabkan oleh lemahnya penjualan domestik yang hanya naik 0,5% yoy.

"Hal ini dipengaruhi oleh pembatasan mobilitas pada akhir Maret dan awal April, yang memengaruhi pengiriman truk, dan penyesuaian harga mi yang dampaknya akan terlihat penuh pada kuartal II-2025," ujar Putu dalam risetnya, Kamis (2/5) lalu.

Baca Juga: LPKR Berhasil Cetak Laba Bersih Rp 169,46 Miliar per Kuartal I 2025

Sementara itu, Putu juga menerangkan pertumbuhan laba untuk INDF ditopang oleh pengendalian beban operasional yang stabil dan peningkatan pendapatan lain-lain

Dari sisi pendapatan, INDF pada kuartal I-2025 mencatatkan pertumbuhan moderat sebesar 2,48% yoy, sejalan dengan perkiraan analis yang mencapai 25% dari target tahun 2025 dan sedikit melampaui konsensus yang berada di angka 27%.

"Segmen Consumer Branded Products (CBP), sebagai kontributor terbesar sekitar 63% dari total penjualan, hanya mencatatkan pertumbuhan 2,1% YoY," tulisnya.

Baca Juga: Rukun Raharja Cetak Pendapatan US$ 66,09 Juta pada Kuartal I-2025

Untuk rekomendasi saham, Putu menyarankan buy saham IBCP dan INDF dengan target harga masing-masing Rp 13.000 dan Rp 8.300 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×