kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.947   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.963   76,48   1,30%
  • KOMPAS100 788   13,02   1,68%
  • LQ45 596   9,18   1,56%
  • ISSI 204   2,65   1,32%
  • IDX30 339   5,06   1,51%
  • IDXHIDIV20 419   4,86   1,17%
  • IDX80 89   1,42   1,62%
  • IDXV30 112   1,55   1,41%
  • IDXQ30 109   1,33   1,23%

Elang Mahkota (EMTK) bakal fokus di bisnis teknologi dan kesehatan


Rabu, 17 November 2021 / 08:00 WIB


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mengutak-atik portofolio bisnisnya. Langkah ini diambil sejalan dengan rencana perusahaan untuk fokus pada dua sektor bisnis.

Direktur Utama EMTK Alvin Satriaatmaja menyebut, perusahaan ke depan hanya akan fokus pada sektor teknologi dan kesehatan. "Kami harus memilih bisnis mana yang akan kami kembangkan, dan mana yang harus kami kecilkan atau jual," ujarnya dalam kegiatan CEO Network 2021, Selasa (16/11).

Strategi EMTK untuk fokus di kedua sektor tersebut sejatinya mulai terlihat jelas. Selain investor Grab Indonesia, EMTK juga merupakan salah satu pemegang saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Eksistensi EMTK di sektor teknologi juga sudah cukup kuat dengan platform Vidio. 

Sementara, di sektor kesehatan, EMTK telah memulainya dengan mengakuisisi operator rumah sakit OMNI, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME). Akuisisi 4,24 miliar atau setara 71,88% saham SAME ini dilakukan jelang akhir tahun lalu.

Baca Juga: Ikatan cinta Emtek - Grup Salim di bisnis keuangan dan teknologi, akankah terjadi?

Namun, sebelum berada di posisi seperti saat ini, EMTK sudah beberapa kali menjajal sejumlah peruntungan.pernah  EMTK mengambil alih layanan chat BBM pada 2016 misalnya.

EMTK juga sempat berinvestasi di Propertyguru hingga pada akhirnya kembali melepasnya pada 2020. EMTK juga secara resmi menghentikan operasional layanan chatting BBM pada 2019.

Alvin menambahkan, tidak mudah menyalakan mode 'self destruction' seperti itu. Terlebih, sejumlah bisnis telah menjadi legasi EMTK. Namun, fokus pada bisnis inti sembari berkolaborasi dengan pihak lain yang memiliki keahliannya sendiri membuat operasional bisnis bisa berjalan jauh lebih optimal. "Dan kami banyak belajar dengan adanya pandemi Covid-19," imbuh Alvin.

Tidak menutup kemungkinan, EMTK bakal menggiring anak usahanya untuk menghelat initial public offering (IPO). Terlebih, IPO perusahaan teknologi mulai menjadi tren. "Jadi, sangat memungkinkan untuk berbagai perusahaan kami bisa IPO," tandas Alvin.

Selanjutnya: Simak rekomendasi SCMA setelah kerjasama Affinity dan RANS Entertainment

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×