Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan investor aset kripto di Indonesia terus melaju seiring meningkatnya adopsi aset digital di masyarakat.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto nasional mencapai 21,7 juta pengguna per April 2026, meningkat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 14,16 juta investor.
Lonjakan jumlah pengguna tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi industri kripto nasional.
Para pelaku usaha tidak hanya dituntut memperluas pasar, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai risiko, manfaat, serta mekanisme investasi aset digital.
Baca Juga: Investor Kripto RI Capai 20 Juta, Transaksi Tembus Rp 29 Triliun di Januari 2026
PT Indodax Nasional Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang mendorong penguatan literasi kripto sebagai bagian dari strategi pengembangan ekosistem aset digital.
CEO Indodax William Sutanto mengatakan pertumbuhan jumlah investor perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas literasi agar industri dapat berkembang secara sehat.
"Pertumbuhan jumlah investor harus diimbangi dengan peningkatan kualitas literasi," ujar William dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, semakin besarnya penerimaan masyarakat terhadap aset kripto menunjukkan aset digital mulai menjadi bagian dari ekosistem keuangan modern. Namun, perkembangan industri tetap membutuhkan kolaborasi antara pelaku usaha, regulator, komunitas, dan masyarakat.
Indodax terus memperluas program edukasi yang menyasar berbagai kelompok, mulai dari mahasiswa, komunitas, hingga pelaku usaha. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap aset kripto dan teknologi blockchain sekaligus mendorong terciptanya pasar yang lebih matang.
Selain mengembangkan literasi, Indodax juga berupaya memperkuat posisi bisnisnya di tengah pertumbuhan industri. Perusahaan tersebut mengklaim telah memiliki sekitar 10 juta pelanggan hingga saat ini.
Baca Juga: Investor Kripto Tembus 21 Juta, Perilaku Berubah dari FOMO ke Riset
Komitmen terhadap edukasi dan pengembangan pasar turut membawa Indodax meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah Ksatria CFX 2026 yang digelar oleh PT Central Finansial X (CFX) dalam rangkaian CFX Crypto Conference 2026.
Indodax memperoleh Arjuna Awards kategori Komitmen Literasi & Edukasi serta Bima Awards untuk kategori Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto. Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota bursa yang dinilai aktif dalam meningkatkan literasi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar kripto nasional.
William menilai penghargaan tersebut menjadi penguatan bagi industri untuk terus membangun kepercayaan publik. Menurutnya, perkembangan pasar aset kripto tidak hanya bergantung pada pertumbuhan jumlah investor, tetapi juga kualitas pemahaman dan tata kelola industri.
"Industri aset kripto dapat tumbuh secara sehat apabila masyarakat memahami manfaat, risiko, serta cara berinvestasi yang bertanggung jawab," kata William.
Baca Juga: OJK Catat Pengguna Kripto RI Tembus 21,37 Juta, Transaksi Capai Rp 22,24 Triliun
Ke depan, Indodax menyatakan akan terus memperkuat edukasi, inovasi, serta tata kelola guna mendukung ekosistem aset digital Indonesia yang lebih kompetitif di tingkat global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













