kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.098   -23,40   -0,38%
  • KOMPAS100 790   -3,70   -0,47%
  • LQ45 605   -3,07   -0,50%
  • ISSI 212   -0,25   -0,12%
  • IDX30 335   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 427   0,08   0,02%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 115   0,19   0,17%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Efisiensi, laba bersih ADRO masih tumbuh 2,4%


Selasa, 30 Agustus 2016 / 20:37 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Ia parcaya ADRO masih akan tumbuh secara berkelanjutan sejalan dengan tiga motor pertumbuhan yang terus dikembangkan perseroan yakni pertambangan batubara, jasa pertambangan dan logistik, dan ketenagalistrikan.

Baru-baru ini, ADRO melalui cucu usahanya PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) telah mendapatkan kesepakatan terkait pembiayaan untuk proyek PLTU Batang 2x 1000 Megawatt (MW) senilai US$ 4,2 miliar. Garibaldi bilang, ini akan semakin memperkuat model bisnis perseroan dan meningkatkan daya saing untuk jangka waktu panjang.

BPI merupakan perusahaan konsorsium dari Electric Power Development Co., Ltd. (J-Power) (34%), PT Adaro Power (34%) dan Itochu Corporation (Itochu) (32%). Adapun PT Adaro Power merupakan anak perusahaan yang dimiliki seluruhnya oleh PT Adaro Energy Tbk (ADRO).

Total aset ADRO turun 3% dari akhir tahun 2015 menjadi US$ 6,04 miliar dan jumlah kewajiban turun 9% menjadi US$ 2,6 miliar. Kewajiban lancar turun 15% menjadi US$ 514 juta karena terutama disebabkan penurunan utang dagang. Total pinjaman bank turun 12% menjadi US$ 1,42 juta karena pembayaran cicilan rutin.

Kewajiban non lancar turun 8% menjadi US$ 2,08 juta terutama karena penurunan pinjaman bank jangka panjang karena Adaro terus melakukan upaya pengurangan utang dan memperkuat struktur permodalannya.

Sepanjang semester I, ADRO telah menyerap belanja modal (capex) US$ 27 juta, turun 36% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 42 juta. Sementara total capex, termasuk belanja modal tidak berulang mencapai US$ 93 juta. Sebesar US$ 66 juta digunakan untuk pembelian alat berat.

Garibaldi mengatakan, pihaknya akan terus mengalokasikan modal dengan cara yang strategis dan selektif. Adapun jumlah arus kas bebas posit tetap terjaga pada US$ 178 juta yang didukung oleh EBITDA operasional yang solid dan belanja modal yang berhati-hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×