kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.051   17,00   0,09%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Dua faktor ini yang menyebabkan harga CPO liar


Selasa, 29 Oktober 2013 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Sebuah kota luas berusia 3.400 tahun tiba-tiba muncul di Irak, setelah permukaan air waduk di daerah tersebut menyusut dengan cepat karena kekeringan ekstrim.


Sumber: Bloomber | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Harga kontrak crude palm oil (CPO) bergerak fluktuatif pada transaksi hari ini (29/10). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, sepanjang sesi I, harga kontrak CPO untuk pengantaran Januari naik dan turun setidaknya 0,4%.

Pada penutupan siang di Bursa Malaysia Derivatives, kontrak yang sama berada di posisi 2.458 ringgit atau US$ 782 per metrik ton. Sementara, harga kontrak CPO untuk pengantaran fisik di bulan November diperdagangkan di posisi 2.475 ringgit.

Pergerakan harga CPO yang fluktuatif dipicu oleh spekulasi bahwa musim penghujan akqan memangkas jumlah panen CPO di Malaysia. Selain itu, penurunan harga minyak petroleum juga mempengaruhi harga CPO karena akan memangkas tingkat permintaan minyak tropikal dalam biofuels.

"Musim hujan akan menurunkan tingkat produksi. Namun, saat ini memang sedang memasuki masa penurunan produksi CPO," jelas Arhnue Tan, analis Alliance Investment Bank Bhd di Kuala Lumpur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×