kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Dollar Aussie dan Kiwi terseret jatuhnya indeks manufaktur China


Jumat, 01 Juli 2011 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Suasana Kota Lama Semarang, Selasa (15/09/20). Cuaca hari ini di Jawa dan Bali: Semarang cerah berawan, Surabaya cerah.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

SYDNEY. Dollar Australia (Aussie) dan dollar New Zealand (dollar Kiwi) terkoreksi setelah data manufaktur China turun lebih rendah dari perkiraan pasar. Indikator ekonomi China berpengaruh, karena China merupakan rekan dagang terbesar Australia.

China Federation of Logistics and Purchasing melaporkan indeks manufaktur China jatuh ke level 50,9 pada Juni, dibandingkan Mei yang sebesar 52. Padahal, ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi indeks akan di level 51,5.

Mata uang Aussie terpangkas ke US$ 1,0681, pada pukul 11.15 a.m di Sydney, dari level US$ 1,0722 di New York, kemarin. Sedangkan, pada pukul 11.43 WIB, dollar Aussie sedikit menguat terhadap dollar AS di level 1,0704. Sementara, dollar Kiwi turun ke US$ 82,51, dari posisi sebelumnya di US$ 82,97.

"Saat ini dollar Australia diperdagangkan lebih rendah. Padahal, pada minggu ini pasar masih tertarik terhadap aset beresiko", kata Jonathan Cavenagh, analis mata uang dari Westpac Banking Corp., di Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×