kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.623   70,00   0,40%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dibuka sumringah, IHSG sampai sesi I turun 0,01%


Kamis, 18 Juni 2015 / 12:21 WIB


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Setelah menguat di awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama bursa hari ini melemah tipis. Sampai pukul 12.00 WIB, IHSG turun tipis 0,01% atau 0,37 poin menjadi 4.945,38.

Sebanyak 118 saham menguat, 109 saham melemah, dan 85 saham tidak bergerak. Empat sektor industri memerah dengan pelemahan terbesar di sektor keuangan sebesar 0,74%. Kemudian disusul sektor pertambangan 0,35%, industri dasar 0,23%, dan infastruktur 0,07%.

Sementara sektor-sektor yang menguat adalah perdagangan sebesar 0,75%, barang konsumen 0,67%, manufaktur 0,30%, pertanian dan konstruksi 0,19%, lalu ada industri aneka dengan penguatan sebesar 0,01%.

Di sesi pertama tersebut, nilai total perdagangan saham hanya sebesar Rp 1,84 triliun dengan total transaksi yang juga minim 97.376 kali dan volume 2,86 miliar lot.

Saham-saham yang menjadi top gainers pada sesi pertama perdagangan saham hari ini antara lain Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) dengan penguatan sebesar 13,79%, diikuti saham Buana Listya Tama Tbk (BULL) 13,41%, dan Eka Sari Lorena (LRNA) sebesar 8,7%.

Sedangkan saham-saham top losers di sesi pertama hari ini adalah Wahana Pronatural Tbk (WAPO) sebesar 25%, Equity Development Investment (GSMF) 9,52%, Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) sebesar 8,05%, dan Electronic City Tbk (ECII) dengan penurunan sebesar 6,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×