kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Akan Rilis Surat Utang Rp 7 Triliun


Jumat, 29 Maret 2024 / 16:19 WIB
 Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Akan Rilis Surat Utang Rp 7 Triliun
ILUSTRASI. Foto udara area Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di wilayah Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (19/9/2022). PLTU berkapasitas 2 x 50 megawatt yang dibangun PT Dian Swastika Sentosa Power Kendari dengan nilai investasi sekitar Rp2,6 triliun itu saat ini telah terkoneksi sampai di Sulawesi bagian barat dan Sulawesi selatan sementara untuk Sulawesi Tenggara wilayah kepulauan masih dalam tahap pembangunan menara tiang sutet. ANTARA FOTO/Jojon/wsj.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berencana menerbitkan surat utang senilai Rp 7 triliun. Atas rencana penerbitan surat utang tersebut, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan rating idAA atas rencana penerbitan obligasi dan idAA(sy) untuk sukuk. 

DSSA dalam rilis Pefindo disebutkan jika DSSA akan merilis Obligasi Berkelanjutan senilai Rp 4,2 triliun. Sedangkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan DSSA akan dirilis sebesar Rp 2,8 triliun. Dana hasil yang diperoleh DSSA dari penerbitan obligasi dan sukuk akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja. 

Pefindo juga menegaskan peringkat idAA untuk DSSA dengan prospek stabil. Peringkat perusahaan ini juga mencerminkan profil kredit yang sangat kuat dari investasi utama DSSA, yakni PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS). DSSA juga dianggap memiliki kebijakan keuangan yang konservatif dan portofolio aset yang terdiversifikasi.

Baca Juga: Produksi Dipatok Mendekati 1 Miliar, Ini 5 Produsen Batubara Terbesar di Indonesia

Peringkat perusahaan ini dibatasi oleh paparan terhadap risiko transisi energi dan fluktuasi harga komoditas. Peringkat akan dinaikkan jika DSSA mendiversifikasi dan menguatkan aliran arus kas masuk dari investasi yang telah dilakukan dan mempertahankan struktur permodalan yang konservatif. 

Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika terdapat penurunan kinerja GEMS yang signifikan atau utang yang lebih tinggi dibandingkan proyeksi tanpa diimbangi penguatan profil bisnis, yang dapat melemahkan struktur permodalan dan perlindungan arus kas secara berkelanjutan. 

Penurunan signifikan harga komoditas batubara juga dapat mempengaruhi penurunan peringkat. DSSA merupakan perusahaan induk dengan beberapa entitas anak yang bergerak di bidang pertambangan batubara, pembangkit listrik, teknologi, dan perdagangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×