kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45892,79   -9,77   -1.08%
  • EMAS932.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.23%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.08%

Di akhir Februari ini, saham berikut bisa jadi rekomendasi Anda hari ini (26/2)


Jumat, 26 Februari 2021 / 06:00 WIB
Di akhir Februari ini, saham berikut bisa jadi rekomendasi Anda hari ini (26/2)

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (26/2) diperkirakan kembali menguat. IHSG berhasil ditutup menguat 0,62% di level 6.289,65 pada Kamis, 25 Februari 2021. 

Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG hari ini berdasarkan indikator, MACD, stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

Baca Juga: IHSG diproyeksi menguat, 6 saham ini direkomendasikan analis pada Jumat (26/2)

Menurut Nafan, pergerakan IHSG hari ini (26/2) berdasarkan rasio fibonacci support maupun resistance berada pada 6.256,03 hingga 6.351,18. 

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. Astra International (ASII). Pergerakan harga saham ASII telah menguji garis MA 120, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham ASII adalah akumulasi pada area level Rp 5.500 – Rp 5.600, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.025, Rp 6.375, Rp 6.650 dan Rp 7.775. Support ada di Rp 5.500 dan Rp 5.000. Saham ASII ditutup di Rp 5.575. (RoE: 9.43%; PER: 12.06x; EPS: 462.19; PBV: 1.14x; Beta: 1.32). 

2. Barito Pacific (BRPT). Pergerakan harga saham BRPT masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Nafan diberi rekomendasi akumulasi pada harga Rp 1.035 – Rp 1.055, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.120, Rp 1.195, Rp 1.370 dan Rp 1.540. Support ada di Rp 1.025 dan Rp 980. Saham BRPT ditutup di Rp 1.055. (RoE: 0.51%; PER: 439.58x; EPS: 2.40; PBV: 2.22x; Beta: 1.8). 

Baca Juga: Wall Street melemah, investor beralih dari saham ke obligasi saat yield naik

3. Indika Energy (INDY). Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INDY. Rekomendasi untuk saham INDY adalah akumulasi pada area level Rp 1.450 - Rp 1.480, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.515, Rp 1.560, Rp 1.615, Rp 1.745 dan Rp 1.880. Support ada di Rp 1.450, Rp 1.415 dan Rp 1.350. Saham INDY ditutup di Rp 1.480. (RoE: -7.63%; PER: -7.37x; EPS: -200.83; PBV: 0.56; Beta: 2.3). 

4. Indocement Tunggal Prakasa (INTP). Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INTP. Rekomendasi untuk saham INTP adalah akumulasi pada area level Rp 12.850 – Rp 13.050, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 12.300 dan Rp 11.950. Saham INTP ditutup di Rp 13.050. (RoE: 6.58%; PER: 32.43x; EPS: 402.43; PBV: 2.12x; Beta: 1.38).

5. Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE). Saham WEGE ditutup di Rp 238. (RoE: 7.92%; PER: 13.09x; EPS: 18.19; PBV: 1.03x; Beta: N/A). Pergerakan harga saham WEGE masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Sebaiknya akumulasi saham WEGE pada area level Rp 230 – Rp 238. Saham WEGE diberi rekomendasi dengan target harga secara bertahap di level Rp 244, Rp 298, Rp 352 dan Rp 408. Support ada di Rp 230, Rp 214 dan Rp 188.

Baca Juga: Data inflasi AS jadi kunci bagi pergerakan rupiah pada Jumat (26/2)

6. Wijaya Karya (WIKA). Pergerakan harga saham WIKA masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Saham WIKA diberi rekomendasi untuk akumulasi pada area level Rp 1.805 – Rp 1.815, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.840, Rp 2.070, Rp 2.300 dan Rp 2.540. Support ada di Rp 1.785 dan Rp 1.715. Saham WIKA ditutup di Rp 1.815. (RoE: 0.41%; PER: 243.95x; EPS: 7.44; PBV: 1.01x; Beta: 2.43).

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×