kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

DEWA optimistis rapor 2015 akan membiru


Jumat, 28 November 2014 / 13:06 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukan emas batangan seberat 1 kg hasil produksi PT Aneka Tambang (ANTAM) di Jakarta, Senin (19/1). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/01/2015


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) optimistis tahun depan rapor kinerja perseroan akan membiru. Proyeksi ini menyusul adanya kenaikan volume pemindahan lapisan tanah (overburden removal) dan produksi batubara.

Wachjudi Martono, Presiden Direktur DEWA mengatakan, total volume produksi batubara yang dikerjakan perseroan tahun depan diperkirakan mencapai 18,74 juta ton. Angka ini meningkat dari estimasi produksi tahun ini yang sebesar 11,13 juta ton. 

Adapun, hingga September 2014, total produksi batubara yang sudah terealisasi sebanyak 8,8 juta ton. Selanjutnya, proyeksi volume overburden removal tahun 2015 mendatang sekitar 119,34 juta bank cubic meters (bcm). 

Angka ini meningkat dari estimasi akhir 2014 yang sebesar 62,48 juta bcm. Adanya kenaikan volume produksi tersebut membuat perusahaan kontraktor batubara ini berani memasang target optimis untuk tahun depan. Pendapatan diharapkan bisa menyentuh US$ 360,83 juta. 

"Tahun depan, bisa mencetak laba bersih sebesar US$ 5,14 juta," ujar Wachjudi, Jumat (28/11). 

Tahun ini, perseroan sebenarnya juga menargetkan sudah bisa membukukan laba bersih, yaitu senilai US$ 720.000. Sedangkan, pendapatan diproyeksikan mencapai US$ 223,95 juta. Hingga September 2014, rapor DEWA masih merah dengan menaggung rugi bersih senilai US$ 2,73 juta.  Adapun, pendapatan perseroan ada di kisaran US$ 178,1 juta. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×