CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Derivatif Kripto Diminati, Volume Trading Pintu Futures Naik 200%


Kamis, 10 September 2026 / 19:33 WIB
Derivatif Kripto Diminati, Volume Trading Pintu Futures Naik 200%
ILUSTRASI. PINTU Tingkatkan Komisi Referral Program, Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia (Dok/Aplikasi Pintu)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pintu Kemana Saja (PINTU), perusahaan penyedia platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mencatatkan pertumbuhan positif pada produk perdagangan derivatif aset kripto.

Berdasarkan data internal periode Juli-Agustus 2026, volume trading pengguna baru di Pintu Futures meningkat lebih dari 200%. Pada periode yang sama, jumlah pengguna baru juga mengalami peningkatan hampir 100%, sementara rata-rata volume trading per pengguna baru tumbuh lebih dari 70%.

Presiden Direktur PINTU, Andy Putra mengatakan, pertumbuhan positif tersebut setelah PINTU menghadirkan Pintu Futures Lite pada Juli 2026.

“Adapun tiga aset crypto teratas yang diperdagangkan pengguna Pintu Futures di antaranya Bitcoin (BTC), Hype (HYPE), dan Xaut (XAUT),” jelas Andy dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Gedor Pasar Derivatif Kripto, PINTU Rilis Fitur Pintu Futures Lite

Menurut Andy, pertumbuhan ini menunjukkan semakin besarnya minat investor dan trader di Indonesia terhadap instrumen derivatif crypto, untuk menjangkau lebih banyak pengguna, khususnya trader pemula hingga menengah.

Pintu Futures Lite dirancang dengan mengedepankan kemudahan bagi trader pemula hingga menengah. Pengguna dapat membuka posisi Long apabila pengguna meyakini bahwa harga aset tersebut akan naik, atau Short jika pengguna meyakini bahwa harga akan turun.

Di samping itu, penggunaan leverage juga dapat diatur hingga maksimal 25 kali modal awal sesuai dengan toleransi risiko.

Terakhir, untuk pengelolaan manajemen risiko yang baik, pengguna Pintu Futures Lite dapat mengatur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) melalui halaman detail posisi aktif. Alur yang sederhana ini dirancang agar transaksi derivatif crypto lebih mudah, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali mencoba instrumen investasi yang menggunakan leverage.

Baca Juga: Minat Investor pada Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat 40%, Saham AS Jadi Incaran

Lebih lanjut, pertumbuhan Pintu Futures Lite terjadi di tengah momentum positif pasar aset crypto. Bitcoin, sebagai salah satu aset crypto dengan volume perdagangan terbesar, mencatatkan kenaikan sekitar 25% sepanjang Agustus 2026.

Dalam periode tersebut, harga BTC sempat menembus level US$ 81.000, dengan harga tertinggi mencapai sekitar US$ 81.455, sebelum ditutup di kisaran US$ 78.000 pada akhir bulan.

Momentum penguatan tersebut turut menciptakan peluang bagi trader untuk memanfaatkan instrumen derivatif dalam merespons pergerakan harga aset crypto, baik saat pasar bergerak naik maupun turun.

“Kami juga akan terus mengedepankan edukasi dan pemahaman mengenai manajemen risiko, sehingga pengguna dapat memanfaatkan peluang di pasar derivatif secara lebih bijak. Kami percaya bahwa kombinasi antara inovasi produk, kemudahan akses, dan edukasi yang tepat dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem aset crypto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.” tutup Andy.

Baca Juga: Investor Kripto Mulai Diversifikasi, PINTU Tambah Produk Tokenisasi Aset

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×