kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

Investor Kripto Mulai Diversifikasi, PINTU Tambah Produk Tokenisasi Aset


Senin, 16 Maret 2026 / 16:40 WIB
Investor Kripto Mulai Diversifikasi, PINTU Tambah Produk Tokenisasi Aset
ILUSTRASI. PINTU Tingkatkan Komisi Referral Program, Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia (Dok/Aplikasi Pintu)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah fluktuasi pasar kripto yang dinamis, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperluas pilihan aset kripto untuk memenuhi minat pengguna yang semakin berkembang.

PINTU menambah pilihan aset tertokenisasi yang memungkinkan pengguna di Indonesia memperdagangkan lebih dari 30 tokenisasi aset seperti saham, Exchange-Traded Fund (ETF) hingga komoditas seperti emas, perak dalam bentuk aset crypto dengan mudah melalui aplikasi PINTU.

Berdasarkan data dari Tokenizer Estate News per 9 Maret 2026, pasar token Real World Asset (RWA) secara global terus mencatat pertumbuhan positif dengan total nilai pasar mencapai US$26,54 miliar atau Rp450,49 triliun, meningkat 2,20% dibandingkan minggu sebelumnya.

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Logisticplus (LOPI) Kompak Melonjak di 2025, Ini Pendorongnya

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad mengatakan kategori tokenisasi aset di aplikasi PINTU menunjukkan performa yang signifikan pada Februari 2026. 

"Kami mencatat lonjakan trading volume per pengguna sebesar 45% dibandingkan bulan sebelumnya dan disertai pertumbuhan jumlah pengguna kumulatif sebesar 9,18% di periode yang sama. Data ini menunjukkan semakin besarnya minat pengguna untuk mengakses aset global melalui tokenisasi," ujar Iskandar dalam rilis, Senin (16/3).

Iskandar menambahkan tiga aset yang menjadi favorit pengguna untuk diperdagangkan saat ini adalah NVDAx (NVIDIA), AAPLx (Apple), dan GOOGLx (Google). 

Tingginya aktivitas pada aset-aset tersebut mencerminkan kepercayaan pengguna terhadap saham-saham teknologi global unggulan. 

Selain itu, melalui tokenisasi ini pengguna dapat melakukan diversifikasi portofolio pada aset yang ditokenisasi seperti saham, ETF hingga komoditas yang dapat diakses dalam satu aplikasi dengan pilihan aset yang telah dikurasi untuk memastikan kualitas aset dan keamanan pengguna.

"Kami memahami investor crypto di Indonesia tidak hanya selektif dalam mencari aset investasi, tetapi juga melakukan diversifikasi portofolio yang lebih terukur. Melalui listing tokenisasi aset ini, PINTU ingin memberikan akses yang lebih mudah bagi pengguna untuk menjangkau berbagai aset global dalam satu aplikasi yang aman, praktis, dan teregulasi oleh OJK," ujar Iskandar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×