kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.970   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Data tenaga kerja swasta AS bulan April jegal pergerakan Dow Jones dan S&P 500


Kamis, 07 Mei 2020 / 06:07 WIB
ILUSTRASI. Wall Street ditutup bervariasi pada Rabu (7/6) setelah Dow Jones Industrial Average turun 0,91% dan S&P 500 juga melemah 0,70%. Sedangkan Nasdaq Composite berhasil naik 0,51%


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Lonjakan pengangguran akibat pandemi virus corona membuat Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (6/5). 

Dow Jones Industrial Average turun 218,45 poin, atau 0,91%, menjadi 23.664,64 dan S&P 500 melemah 20,02 poin, atau 0,70%, menjadi 2.848,42, sedangkan Nasdaq Composite berhasil naik 45,27 poin, atau 0,51% menjadi 8.854,39.

Mengutip Reuters, indeks S&P 500 dan Dow Jones jatuh karena kinerja keuangan dan saham-saham defensif membalas kenaikan yang terjadi pada saham teknologi yang berada di Nasdaq. 

Baca Juga: Wall Street menghijau, pelonggaran lockdown beri sentimen positif

Tekanan semakin bertambah lantaran terdapat lonjakan pengangguran pada pekerja sektor swasta di Amerika Serikat (AS) yang diberhentikan pada bulan April lalu mencapai 20 juta. Ini semakin menggarisbawahi dampak ekonomi dari pandemi virus corona.

Padahal, indeks Nasdaq yang padat saham teknologi berakhir lebih tinggi, meskipun kenaikan berkurang usai Presiden AS Donald Trump kembali mempertanyakan mengenai kesepakatan dagang antara AS dan China.

Sektor keuangan dan sektor lainnya, yang sering menguat ketika prospek ekonomi membaik kembali berbalik arah. Hanya dua dari 11 sektor yang terdapat pada indeks S&P yang positif, dengan kenaikan tertinggi berasal dari sektor teknologi.




TERBARU

[X]
×