kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Data PMI China menyeret harga minyak


Senin, 02 November 2015 / 09:09 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Yudho Winarto

SINGAPURA. Minyak mentah turun untuk pertama kalinya dalam empat hari seiring indeks aktivitas manufaktur mengisyaratkan kontraksi untuk bulan ketiga berturut-turut di China, yang merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Mengacu data Bloomberg, Senin (2/11) kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember kehilangan sebanyak 38 sen ke level U$ 46,21 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di level U$ 46,21 pada pukul 08:02 pagi waktu Singapura.

Sebelumnya, kontrak minyak WTI naik 53 sen menjadi $ 46,59 pada hari Jumat (30/10), penutupan tertinggi sejak 16 Oktober Volume semua berjangka yang diperdagangkan yakni sekitar 54 % di bawah rata-rata 100-hari. Harga minyak WTI telah turun 13 % tahun ini.

Biro Statistik Nasional, Minggu (1/11) merilis indeks manajer pembelian (PMI) China tetap berada di angka 49,8 pada bulan Oktober. Sementara itu, Iran resmi akan menginformasikan anggota OPEC lainnya rencana untuk meningkatkan produksi minyak mentah di pertemuan kelompok pada 4 Desember, Menteri Minyak Bijan Namdar Zanganeh mengatakan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Mehr.

Minyak gagal untuk mempertahankan reli di atas U$ 50 per barel pada bulan Oktober di tengah tanda-tanda banjir global akan berkepanjangan seiring meningkatnya stok menjaga pasokan lebih dari 100 juta barel di atas lima tahun rat-rata musiman.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) terus memompa minyak mentah pada kecepatan yang lebih cepat dari yang batas kelompok tetapkan untuk dirinya sendiri, dengan produksi berada di dekat level tertinggi sejak 2008. China meningkatkan pelonggaran moneter dengan memotong suku bunga enam kali dalam setahun bulan lalu di tengah perlambatan ekonomi.

Di sisi lain, minyak jenis Brent untuk pengiriman Desember turun 18 sen ke level U$ 49,38 per barel di London berbasis ICE Futures Europe exchange. Harga naik 3,3 % minggu lalu. Minyak mentah patokan Eropa ini diperdagangkan pada premium dari U$ 3,13 untuk WTI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×