kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Data makro ekonomi bisa membuat IHSG menguat


Senin, 02 Maret 2015 / 06:32 WIB
ILUSTRASI. Menu kerang saus padang ini menggunakan bahan berupa kerang hijau.


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi di akhir pekan lalu. Pada transaksi Jumat (27/2), IHSG turun tipis 0,02% ke posisi 5.450,29. Tapi, sepekan terakhir indeks harga saham naik 0,93%. Dalam sepekan terakhir, investor asing juga masih mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 3,38 triliun di Bursa Efek Indonesia.

Analis NH Korindo Securities Reza Priyambada menilai, aksi profit taking para investor lokal menyebabkan indeks saham bergerak flat cenderung melemah. "Hal itu seiring imbas berbalik melemahnya laju bursa global dan beberapa indeks di Asia serta penurunan tipis rupiah," papar dia.

Pada Jumat lalu, pasar saham Asia, yang tecermin dari laju indeks MSCI Asia Pasifik, juga menurun tipis 0,07% ke 146,23. Namun selama sepekan, bursa saham Asia naik 0,81%.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya masih optimistis IHSG di awal pekan ini menanjak. Dia memprediksi data terakhir makro ekonomi Indonesia yang bakal dirilis awal bulan ini, seperti neraca perdagangan dan inflasi, cenderung stabil. Reza memperkirakan, IHSG di awal pekan ini melemah di 5.426-5.458. Adapun William melihat ada potensi penguatan di 5.390-5.513.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×