kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.159   29,00   0,17%
  • IDX 7.645   144,58   1,93%
  • KOMPAS100 1.060   22,58   2,18%
  • LQ45 763   16,68   2,23%
  • ISSI 276   4,39   1,62%
  • IDX30 405   6,37   1,60%
  • IDXHIDIV20 492   5,72   1,18%
  • IDX80 118   2,51   2,16%
  • IDXV30 137   1,34   0,99%
  • IDXQ30 130   1,72   1,34%

Data China membangkitkan harga minyak mentah


Selasa, 23 September 2014 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Pancing emosi penonton, beberapa tontonan ini sebaiknya tak ditonton saat sedang berpuasa ya. Salah satunya adalah drakor makjang The Glory.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

SEOUL. Harga minyak dunia menguat setelah terjerembap ke harga terendah dalam sepekan. Data awal manufaktur China yang lebih baik dari perkiraan pasar memicu spekulasi, permintaan minyak mentah dari negara terbesar kedua dunia ini juga akan meningkat. 

Harga minyak mentah jenis Brent di bursa ICE Futures Europe, London untuk pengiriman November naik 37 sen atau 0,4% ke US$ 97,34 per barel, dan diperdagangkan di US$ 97.30 pada pukul 11.15 waktu Seoul. Kemarin Brent jatuh US$ 1,42 menjadi US$ 96,97 per barel.

Sedangkan harga minyak jenis West Texas Intermediate naik 33 sen atau 0,4% ke US$ 91,20 per barel di bursa elektronik New York Mercantile Exchange. 

Hari ini, HSBC-Markit mengumumkan manufaktur China di bulan September kemungkinan berekspansi lebih cepat. Data awal Purchasing Managers Index (PMI) September di level 50,5%, lebih tinggi ketimbang bulan Agustus di 50,2%. 

Perbaikan data manufaktur menimbulkan perkiraan kenaikan permintaan komoditas minyak mentah di China. Maklumlah, menurut International Energy Agency di Paris, konsumsi minyak mentah China memakan 11% dari permintaan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×