kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Dana IPO Garuda masih tersisa Rp 171,28 miliar


Senin, 13 Januari 2014 / 11:03 WIB
ILUSTRASI. Harga Saham BUMI & BBCA Beda Nasib di Perdagangan Bursa Senin (22/08). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Initial public offering PT Garuda Indonesia (Tbk) memperoleh tanggal efektif pada 10 Februari 2010 silam. Emiten pelat merah ini memperoleh dana segar Rp 3,19 triliun melalui perhelatan tersebut.

Mengutip keterangan resmi perusahaan, (13/1), meski sudah hampir dua tahun berselang, hasil emisi tersebut masih tersisa Rp 171,28 miliar. Dengan kata lain, GIAA menyerap Rp 3,01 triliun, atau sekitar 94% dana hasil IPO.

Realisasi penggunaan dana IPO itu terbagi menjadi dua. Pertama, digunakan untuk kebutuhan pengembangan armada dengan nilai total Rp 2,55 triliun. Sementara, sisanya Rp 4,12 miliar digunakan untuk belanja modal perusahaan.

Saat ini, saham GIAA naik 2 poin ke level Rp 500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×