kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.710   -73,00   -0,41%
  • IDX 6.664   67,78   1,03%
  • KOMPAS100 871   12,33   1,44%
  • LQ45 661   8,80   1,35%
  • ISSI 232   2,52   1,10%
  • IDX30 370   4,67   1,28%
  • IDXHIDIV20 457   6,50   1,44%
  • IDX80 99   1,43   1,46%
  • IDXV30 127   2,80   2,26%
  • IDXQ30 118   1,70   1,46%

Cuaca AS kian dingin, harga minyak makin panas


Senin, 27 Januari 2014 / 22:05 WIB
ILUSTRASI. Hingga Selasa (6/9), ada 3.607 kasus baru corona dengan 38.132 kasus aktif. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik untuk hari kelima hari ini, Senin (27/1). Kenaikan harga minyak terjadi karena naiknya permintaan untuk minyak pemanas saat musim dingin melanda Amerika Serikat (AS).

Harga minyak WTI naik sebesar 0,6% saat cuaca AS berada dalam titik beku. Harga jenis ultra diesel sulfur rendah untuk pemanas naik ke level tertinggi sejak 30 Agustus. "Permintaan naik karena kondisi cuaca yang teramat dingin," kata Phil Flynn, analis senior di Price Futures Group di Chicago.

WTI untuk pengiriman Maret naik 30 sen atau menguat 0,3% menjadi US$ 96,94 per barel di New York Mercantile Exchange pukul 09:18 waktu New York di.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman Maret turun 53 sen atau melemah 0,5% menjadi US$ 107,35 per barel saat diperdagangkan di bursa ICE Futures Europe, London. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×