Reporter: Vivit Dewi | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (21/9/2026). IHSG turun 0,88% atau 56,43 poin ke level 6.384,73.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, IHSG masih berpotensi melemah pada perdagangan Selasa (22/9/2026).
"Untuk besok sih masih punya potensi melemah ya. Support di 6.300–6.350, resistance di 6.500–6.580," kata Reza kepada Kontan, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Menakar Aliran Dana Asing di Asia Usai Pasar Saham Vietnam Naik Kelas
Di tengah potensi pelemahan IHSG, sejumlah saham masih memiliki peluang penguatan berdasarkan indikator teknikal.
Berikut rekomendasi teknikal untuk tiga saham yakni ERAA, TOWR, dan SILO dari sejumlah analis untuk perdagangan Selasa (22/9/2026). Simak ulasannya:
1. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Secara teknikal, saham ERAA masih berada dalam tren bullish. Harga saham ERAA saat ini berada di atas MA20 dan MA200, sementara indikator MACD masih menunjukkan sinyal positif.
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, saham ERAA saat ini tengah menguji level resistance Rp 635.
Reza menilai strategi buy on breakout menarik dicermati apabila saham ERAA mampu menembus level Rp 635. Jika berhasil melewati level tersebut, saham ERAA berpotensi melanjutkan penguatan menuju target Rp 663–Rp 677.
Sementara itu, support terdekat berada di level Rp 600–Rp 605. Selama level tersebut mampu dipertahankan, momentum penguatan saham ERAA masih terjaga.
Rekomendasi: Buy on Breakout
Support: Rp 600–Rp 605
Resistance: Rp 635
Target: Rp 663–Rp 677
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Saham TOWR masih berada dalam tren pelemahan yang cukup kuat secara teknikal. Oleh karena itu, investor disarankan mencermati area support sebelum mengambil posisi.
Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan, strategi buy on weakness dapat dilakukan pada saham TOWR di area Rp 384–Rp 394.
Mengacu pada analisis Fibonacci retracement, saham TOWR berpotensi mengalami koreksi lanjutan menuju level Rp 382 apabila pergerakan harga mulai berada di bawah garis MA60.
Level support saham TOWR berada di Rp 382, sedangkan resistance berada di Rp 428.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 382
Resistance: Rp 428
Area Buy: Rp 384–Rp 394
Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova
3. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
Saham SILO bergerak menguat pada perdagangan Senin dan disertai dengan munculnya volume pembelian.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, indikator MACD masih berada di area negatif, tetapi pergerakannya mulai menyempit sehingga terdapat peluang terjadinya golden cross.
Sementara itu, stochastic juga mulai menunjukkan penguatan menuju area netral. Kondisi tersebut memberikan indikasi adanya peluang penguatan lanjutan pada saham SILO.
Herditya merekomendasikan strategi trading buy untuk saham SILO dengan support di level Rp 2.000 dan resistance Rp 2.100.
Adapun target penguatan saham SILO berada pada kisaran Rp 2.140–Rp 2.250.
Rekomendasi: Trading Buy
Support: Rp 2.000
Resistance: Rp 2.100
Target: Rp 2.140–Rp 2.250
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana
Baca Juga: Hexindo Adiperkasa (HEXA) Tebar Dividen US$11,19 Juta, Cek Jadwalnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














