kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 17.998   13,00   0,07%
  • IDX 5.986   70,43   1,19%
  • KOMPAS100 782   11,35   1,47%
  • LQ45 595   10,44   1,79%
  • ISSI 206   0,99   0,48%
  • IDX30 337   5,69   1,72%
  • IDXHIDIV20 416   7,36   1,80%
  • IDX80 89   1,44   1,65%
  • IDXV30 113   2,29   2,08%
  • IDXQ30 108   1,76   1,65%

Cek, 3 bluechips pemberat laju indeks sore ini!


Rabu, 23 Mei 2012 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Terapi kotoran sapi dipercaya akan meningkatkan kekebalan melawan penyakit virus Corona (Covid-19) di Shree Swaminarayan Gurukul Vishwavidya Pratishthanam Gaushala atau penampungan sapi di pinggiran Ahmedabad, India, 9 Mei 2021.


Reporter: Dupla Kartini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Meski mulai terbatas, namun aksi jual berlanjut di sesi kedua. Indeks pun ditutup lemah lantaran asing melepas saham-saham bluechips.

Data Bloomberg menunjukkan, setidaknya ada tiga bluechips yang paling banyak dilego asing, dan memberatkan langkah indeks. Mereka adalah, saham United Tractors Tbk (UNTR), Astra International Tbk (ASII), dan Bayan Resources Tbk (BYAN).

Akibatnya, sore ini, saham UNTR pun terpapas 4,67% ke Rp 25.500. Sementara, ASII turun 1,60% ke level Rp 67.750, dan BYAN melorot 7,41% ke posisi Rp 12.500 per saham.

Deutsche Securities Indonesia tercatat paling banyak melego saham UNTR, yaitu mencapai Rp 44,407 miliar. Diikuti, PT Citigroup Securities Indonesia dengan nilai penjualan Rp 30,645 miliar.

Sementara itu, dua broker yang paling getol melepas saham ASII yaitu, BNP Paribas Securities Indonesia dengan nilai penjualan Rp 51,631 miliar, kemudian PT Morgan Stanley Asia Indonesia sejumlah Rp 35,921 miliar.

Adapun, untuk saham BYAN, UBS Securities Indonesia melakukan penjualan terbesar yaitu mencapai Rp 688,950 juta. Disusul, CIMB Securities Indonesia sejumlah Rp 238,175 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×