kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.856.000   -100.000   -3,38%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cadangan Devisa Turun, Rupiah Melemah ke Rp 16.876 per Dolar AS


Jumat, 06 Februari 2026 / 16:01 WIB
Cadangan Devisa Turun, Rupiah Melemah ke Rp 16.876 per Dolar AS
ILUSTRASI. Rupiah melemah 0,15 persen terhadap Dolar AS (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (6/2/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. 

Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,36% secara harian ke Rp 16.887 per dolar AS. 

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, melemahnya rupiah salah satunya karena posisi cadangan devisa Indonesia yang menurun pada Januari 2026. Yakni mencapai US$ 154,6 miliar, atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 156,5 miliar. 

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.876 Per Dolar AS Hari Ini (6/2), Asia Bervariasi

Penurunan ini dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat. 

“Meski turun, cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” kata Ibrahim, Jumat (6/2/2026). 

Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,23% ke Rp 16.880 per Dolar AS, Jumat (6/2) Siang

Ke depan, BI meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. BI juga terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Senin depan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 16.870 – Rp 16.920 per dolar AS.

Baca Juga: Moody’s Pangkas Outlook RI, Rupiah Kembali Melemah pada Jumat (6/2) Pagi

Selanjutnya: Analis Khawatir, US$ 200 Miliar AI Amazon Bakal Lampaui Arus Kas

Menarik Dibaca: Kebutuhan Pensiun: Siapkan Rp1,1 Miliar, Tapi Ada Cara Lebih Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×