kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.993   -25,00   -0,14%
  • IDX 5.982   65,80   1,11%
  • KOMPAS100 781   10,51   1,36%
  • LQ45 594   9,90   1,69%
  • ISSI 206   0,62   0,30%
  • IDX30 337   5,55   1,68%
  • IDXHIDIV20 416   7,39   1,81%
  • IDX80 89   1,34   1,54%
  • IDXV30 112   2,09   1,90%
  • IDXQ30 108   1,70   1,59%

Buyback Penerbit SCF Meningkat, ICX Catat Nilai Exit Investasi Tembus Rp 71 Miliar


Selasa, 07 Juli 2026 / 14:06 WIB
Buyback Penerbit SCF Meningkat, ICX Catat Nilai Exit Investasi Tembus Rp 71 Miliar
ILUSTRASI. Rebranding ICX (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren pembelian kembali alias buyback saham oleh penerbit di industri securities crowdfunding (SCF) mulai menunjukkan peningkatan. Ini tercemin cari tren buyback yang terjadi di platform, Indonesia Crowdfunding Exchange (ICX). 

Di mana, ICX mencatat hingga pertengahan 2026 sebanyak 16 penerbit telah mengeksekusi buyback dengan nilai kumulatif lebih dari Rp 71 miliar. Dana tersebut telah didistribusikan kepada 7.924 investor.

Direktur Utama Indonesia Crowdfunding Exchange, Romario Sumargo bilang ICX memprioritaskan penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kualitas kurasi penerbit dibanding mengejar penambahan jumlah penerbit di platform.

"Di saat industri SCF memasuki era penegakan kepatuhan yang lebih ketat melalui fase penguatan integritas oleh regulator," jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/7/2026).

Baca Juga: Aksi Buyback Belum Mampu Mengungkit Performa Saham Emiten

Sepanjang periode 2023–2026 ICX hanya melakukan listing satu penerbit baru. Romario bilang ini merupakan strategi rekalibrasi untuk memastikan kualitas penerbit sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan exit investasi bagi para pemodal.

Dari total 46 penerbit yang pernah menghimpun dana melalui ICX, sebanyak 16 di antaranya telah menyelesaikan komitmen buyback atau exit investasi. Sektor makanan dan minuman (F&B) serta properti menjadi kontributor terbesar realisasi buyback.

Salah satu penerbit yang telah menuntaskan buyback, yakni Fitness Plus atas tiga proyek dengan nilai Rp 9,1 miliar. Kemudian ada, PT Nmw Pratama Unggul (NMW Aesthetic Clinic & Dermatologi) yang merealisasikan buyback sebesar Rp 10 miliar.

“Keberhasilan buyback dari para penerbit ditopang oleh efisiensi penggunaan dana hasil pendanaan dan arus kas yang sehat  serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik,” kata Romario. 

Baca Juga: Sederet Emiten Gelar Buyback Saham Bernilai Jumbo, Mana yang Menarik Dicermati?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×