kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.977   64,00   0,36%
  • IDX 5.689   45,52   0,81%
  • KOMPAS100 735   7,43   1,02%
  • LQ45 558   5,16   0,93%
  • ISSI 198   1,26   0,64%
  • IDX30 316   2,18   0,69%
  • IDXHIDIV20 390   0,29   0,07%
  • IDX80 84   0,79   0,95%
  • IDXV30 106   -0,25   -0,24%
  • IDXQ30 102   0,33   0,32%

Buy saham Aneka Tambang, ini penjelasannya


Rabu, 17 Januari 2018 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. Emas Batangan PT. Antam


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata pasar mulai melirik sektor pertambangan nikel. Hal ini menyusul adanya ekspektasi harga komoditas nikel dunia yang bakal meningkat.

Suplai nikel dari Indonesia dan Filipina yang merupakan dua negara produsen nikel terbesar dunia masih akan terbatas. Pemerintah Indonesia diprediksi masih akan membatasi ekspor nikel. Pemerintah Filipina juga masih akan membatasi operasi penambangan baru.

"Sehingga, dengan asumsi permintaan yang stabil, harga nikal tahun ini bisa naik 4% secara tahunan ke lebel US$ 5,45/lb," ujar Matthew Frydman, analis Deutsche Bank dalam riset 15 Januari.

Sentimen tersebut merupakan sentimen positif bagi pemain nikel dalam negeri. Hal ini yang membuat Matthew melakukan upgrade atas target harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Dia merekomendasikan buy saham ANTM dengan target harga baru Rp 1.000 per saham. Sebelumnya, target harga darinya Rp 1.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×