kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Buy saham Aneka Tambang, ini penjelasannya


Rabu, 17 Januari 2018 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. Emas Batangan PT. Antam


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata pasar mulai melirik sektor pertambangan nikel. Hal ini menyusul adanya ekspektasi harga komoditas nikel dunia yang bakal meningkat.

Suplai nikel dari Indonesia dan Filipina yang merupakan dua negara produsen nikel terbesar dunia masih akan terbatas. Pemerintah Indonesia diprediksi masih akan membatasi ekspor nikel. Pemerintah Filipina juga masih akan membatasi operasi penambangan baru.

"Sehingga, dengan asumsi permintaan yang stabil, harga nikal tahun ini bisa naik 4% secara tahunan ke lebel US$ 5,45/lb," ujar Matthew Frydman, analis Deutsche Bank dalam riset 15 Januari.

Sentimen tersebut merupakan sentimen positif bagi pemain nikel dalam negeri. Hal ini yang membuat Matthew melakukan upgrade atas target harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Dia merekomendasikan buy saham ANTM dengan target harga baru Rp 1.000 per saham. Sebelumnya, target harga darinya Rp 1.000 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×