kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.893   11,00   0,06%
  • IDX 6.308   -66,30   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,36   -1,36%
  • LQ45 627   -6,88   -1,09%
  • ISSI 218   -2,25   -1,02%
  • IDX30 351   -3,45   -0,97%
  • IDXHIDIV20 427   -2,56   -0,60%
  • IDX80 94   -1,21   -1,26%
  • IDXV30 118   -0,71   -0,60%
  • IDXQ30 111   -0,80   -0,71%

Bursa Asia terseret pelemahan Wall Street


Kamis, 20 Desember 2018 / 08:54 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia ikut tertekan efek kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang menyebabkan koreksi pasar saham AS hingga tadi pagi. Kamis (20/12) pukul 8.29 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,84% ke 20.812.

Hang Seng turun 0,21% ke 25.810. Sedangkan Kospi terkoreksi 0,49% ke angka 1.068 dan Taiex turun 0,56% ke 9.728. Indeks ASX turun tipis 0,10% ke 5.575.

Indeks FTSE Malaysia turun 0,71% ke 1.643. Sedangkan Straits Times masih bertahan dengan penurunan hanya 0,02% ke 3.057.

"Selama ini perang dagang menjadi pusat perhatian. Tapi, saya melihat pengetatan moneter bertahap menjadi pendorong volatilitas pasar. Dengan utang dan belanja korporasi yang masih tinggi dan The Fed mulai mengurangi neraca, saya memperkirakan volatilitas akan berlanjut," kata Bob Baur, chief global economist Principal Global Investor kepada Reuters.

Setelah menaikkan suku bunga 25 basis point, The Fed berpotensi menaikkan suku bunga dua kali lagi di tahun depan dan sekali lagi pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×