kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.853   -82,00   -0,46%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bursa Asia terseret pelemahan Wall Street


Kamis, 20 Desember 2018 / 08:54 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia ikut tertekan efek kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) yang menyebabkan koreksi pasar saham AS hingga tadi pagi. Kamis (20/12) pukul 8.29 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,84% ke 20.812.

Hang Seng turun 0,21% ke 25.810. Sedangkan Kospi terkoreksi 0,49% ke angka 1.068 dan Taiex turun 0,56% ke 9.728. Indeks ASX turun tipis 0,10% ke 5.575.

Indeks FTSE Malaysia turun 0,71% ke 1.643. Sedangkan Straits Times masih bertahan dengan penurunan hanya 0,02% ke 3.057.

"Selama ini perang dagang menjadi pusat perhatian. Tapi, saya melihat pengetatan moneter bertahap menjadi pendorong volatilitas pasar. Dengan utang dan belanja korporasi yang masih tinggi dan The Fed mulai mengurangi neraca, saya memperkirakan volatilitas akan berlanjut," kata Bob Baur, chief global economist Principal Global Investor kepada Reuters.

Setelah menaikkan suku bunga 25 basis point, The Fed berpotensi menaikkan suku bunga dua kali lagi di tahun depan dan sekali lagi pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×