Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.230
  • SUN95,68 0,05%
  • EMAS669.500 0,53%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

The Fed menaikkan suku bunga keempat kalinya jelang tutup tahun

Kamis, 20 Desember 2018 / 04:10 WIB

The Fed menaikkan suku bunga keempat kalinya jelang tutup tahun
ILUSTRASI. Jerome Powell

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya tahun ini pada Rabu (19/12). Kenaikan suku bunga pada Desember ini sebesar 25 basis point menjadi kisaran 2,25%-2,50%.

Setelah kenaikan suku bunga yang telah diprediksi pasar ini, The Fed memperkirakan kenaikan yang lebih sedikit pada tahun depan. The Fed pun memberi sinyal bahwa siklus pengetatan moneter segera berakhir di tengah perlambatan ekonomi global dan volatilitas pasar.


Bank sentral AS mengungkapkan bahwa ekonomi AS tumbuh kuat pada beberapa waktu terakhir dan pasar tenaga kerja terus membaik. The Fed juga mencatat perlunya kenaikan suku bunga bertahap lebih lanjut beberapa kali lagi.

Dalam pernyataan yang dirilis setelah pertemuan terakhir tahun ini, The Fed mengungkapkan bahwa risiko ekonomi AS pada dasarnya mencapai keseimbangan. Tapi, bank sentral akan melanjutkan pengamatan pada ekonomi global dan perkembangan finansial serta menimbang implikasi bagi prospek ekonomi.

Keputusan bank sentral untuk menaikkan suku bunga ini kemungkinan akan memicu tentangan dari Presiden AS Donald Trump yang beberapa kali menyerang kebijakan pengetatan bank sentral sebagai langkah yang menghancurkan ekonomi.

The Fed telah menaikkan suku bunga untuk mengerem laju pertumbuhan ekonomi yang makin kencang setelah bertahun-tahun didorong oleh suku bunga hampir nol. Tapi, ada kekhawatiran bahwa ekonomi AS akan menghadapi tantangan berat tahun depan. Hal ini muncul dengan perkiraan bahwa paket kebijakan pemotongan pajak Trump yang mencapai US$ 1,5 triliun akan kehilangan dampak dan ekonomi global melambat.

Jamie Cox, managing partner Harris Financial Group mengatakan, pasar bereaksi atas kenaikan suku bunga ini. “The Fed tidak se-dovish yang diperkirakan, tapi, saya memperkirakan The Fed akan mengerem laju kenaikan suku bunga selanjutnya,” kata dia kepada Reuters.

Pada prediksi ekonomi terbaru yang dirilis Rabu, median prediksi anggota dewan gubernur bank sentral memperkirakan suku bunga akan naik lagi dua kali tahun depan dengan median 2,9% di akhir tahun dan sekali lagi pada tahun selanjutnya dengan posisi akhir tahun 2020 pada 3,1%.

Prediksi ini turun ketimbang perkirakan pada September lalu di angka 3,1% pada akhir 2019 dan 3,4% pada akhir 2020. Selain itu, prediksi pertumbuhan ekonomi AS pun turun menjadi 3% tahun ini dari prediksi September lalu di angka 3,1%. Perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan pun turun menjadi 2,3% dari sebelumnya 2,5%.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.1297 || diagnostic_web = 1.5700

Close [X]
×