kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bursa Asia terpeleset dari level tertinggi 3 bulan


Jumat, 13 Januari 2017 / 16:20 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pasar saham Asia terkoreksi dari penutupan level tertingginya sejak Oktober, Jumat (13/1). Saham-saham berbasis teknologi dan keuangan memimpin penurunan.

Mengutip Bloomberg, indeks MSCI Asia Pacific turun kurang dari 0,1 % pada pukul 16:27 sore waktu Hong Kong, mengakhiri kenaikan beruntun empat hari dan mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 1,6 %.

Saham Samsung Electronics mengalami penurunan terburuk dalam dua bulan. Menyusul skandal suap yang menyeret bos perusahaan tersebut. Sementara Seven & i Holdings Co raih kenaikan terbaik dalam tiga tahun setelah laba kuartalan mereka mengalahkan perkiraan.

“Pasar negara berkembang akan terus rentan dengan kemungkinan kebijakan yang lebih hawkish dari Fed,” kata Kim Kwie Sjamsudin, analis Yuanta Securities Indonesia.

Di sisi lain, hari ini Indeks Nikkei 225 naik 0,8%, Topix naik 0,6% di Tokyo; Indeks Hang Seng naik 0,5%; Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,7%, indeks komposit Shanghai turun 0,2%.

Selanjutnya, indeks S & P / NZX 50 Selandia Baru turun 0,2%; Australia S & P / ASX 200 Index turun 0,8%; Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,5%, di mana saham Samsung Electronics jatuh 3,5%; Indeks Taiex Taiwan turun 0,3%

Indeks Bursa Efek Filipina turun 0,4%; FTSE Bursa Malaysia KLCI Index turun 0,3%; Straits Times Index naik 0,8%; IHSG turun 0,1%; Indeks SET Thailand naik 0,2%, indeks Sensex India turun 0,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×