kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bursa Asia menguat di tengah kekhawatiran lonjakan kasus Covid-19 di Eropa dan AS


Senin, 26 Oktober 2020 / 08:33 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia menguat


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayoritas bursa Asia menguat pada perdagangan awal pekan ini. Senin (26/10) pukul 8.21 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 0,07% ke 23.533,43. Serupa, Taiex pun naik 0,29% ke 12.935,99. 

Sementara, Indeks Kospi menguat 0,09% ke 2.362,87 dan indeks ASX 200 pun naik 0,31% ke 6.186,10. Sedangkan Straits Times bergerak stabil dengan kecenderungan naik tipis 0,02% ke 2.537,84 dan FTSE Bursa Malaysia pun juga naik tipis 0,06% ke 1.495,51.

Penguatan bursa saham Asia di pagi ini terjadi setelah sejumlah negara di Asia Pasifik mulai menujukan penurunan pada kasus baru virus corona. Salah satunya adalah Australia.

Baca Juga: Kesepakatan stimulus AS menjauh, harga emas spot ke bawah US$ 1.900 per ons troi

Negara bagian Victoria, yang sempat menjadi hotspot Covid-19 di Australia melaporkan nol kasus baru untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir.

Selain itu, bursa saham di Australia juga mendapat penopang dari rencana akuisisi Coca-Cola Amatil senilai US$ 6,6 miliar dari Coca-Cola European Partnes.

Namun, bursa saham dia Asia juga patut mengkhawatirkan kenaikan kasus virus corona yang terjadi di Eropa dan AS yang mengancam prospek ekonomi di China.

Selanjutnya: Perdagangan hanya dua hari, IHSG rawan koreksi di pekan ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×