kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.713.000   -20.000   -0,73%
  • USD/IDR 17.959   -71,00   -0,39%
  • IDX 5.902   155,73   2,71%
  • KOMPAS100 783   23,11   3,04%
  • LQ45 589   20,16   3,54%
  • ISSI 202   4,81   2,44%
  • IDX30 335   12,48   3,87%
  • IDXHIDIV20 413   15,31   3,84%
  • IDX80 88   2,33   2,70%
  • IDXV30 111   2,33   2,15%
  • IDXQ30 108   3,73   3,59%

Bursa Asia Melemah Pada Perdagangan Senin (22/) Pagi


Senin, 22 Juli 2024 / 08:27 WIB
Bursa Asia Melemah Pada Perdagangan Senin (22/) Pagi
ILUSTRASI. Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (22/7).REUTERS/Issei Kato


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (22/7). Pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 turun 462,05 poin atau 1,16% ke 39.601,10, Hang Seng naik 47,45 poin atau 0,27% ke 17.465,13, Taiex turun 158,72 poin atau 0,67% ke 22.705,27, Kospi turun 32 poin atau 1,14% ke 2.763,23, ASX 200 turun 61,59 poin atau 0,77% ke 7.910, Straits Times turun 3,95 poin atau 0,11% ke 3.443,42 dan FTSE Malaysia trun 2,97 poin atau 0,18% ke 1.633,58.

Mengutip Bloomberg, Bursa Asia melemah setelah Joe Biden menyatakan mundur dari bursa calon presiden AS pada pemilu 2024 dan mendukung Wakil Presiden Kamala Harris untuk maju menggantikannya.

Saham di Jepang, Korea Selatan dan Australia turun. 

Selama berminggu-minggu investor telah mempertimbangkan prospek bahwa Donald Trum kemungkinan akan memenangkan pemilu AS pada November mendatang, menyusul buruknya penampilan Biden dalam debat capres.

Baca Juga: Market Asia - Sinyal Beragam, Keputusan Suku Bunga BI Dinantikan

Pertaruhan kemenangan Trump semakin meningkat minggu lalu menyusul upaya pembunuhan terhadap kandidat presiden dari Partai Republik tersebut. 

"Menghadapi kejutan besar selama dua minggu berturut-turut, pasar Asia akan berada di bawah pengawasan ketat," kata Hebe Chen, analis IG Markets seperti dikutip Bloomberg.

"Gelombang penghindaran risiko yang semakin cepat dapat memberikan pukulan yang lebih keras pada saham-saham Asia dibandingkan minggu sebelumnya, karena investor mencerna konteks politik yang tidak biasa. Pasar valas juga akan merasakan tekanan yang meningkat."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×