kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.707.000   2.000   0,12%
  • USD/IDR 16.380   0,00   0,00%
  • IDX 6.587   -162,51   -2,41%
  • KOMPAS100 967   -29,75   -2,98%
  • LQ45 748   -22,23   -2,89%
  • ISSI 205   -6,09   -2,88%
  • IDX30 388   -11,53   -2,89%
  • IDXHIDIV20 468   -13,99   -2,90%
  • IDX80 109   -3,42   -3,04%
  • IDXV30 115   -3,45   -2,91%
  • IDXQ30 127   -4,24   -3,22%

Bursa Asia Melemah, Mengekor Pelemahan Wall Street


Rabu, 21 September 2022 / 08:39 WIB
Bursa Asia Melemah, Mengekor Pelemahan Wall Street
ILUSTRASI. Bursa Asia melemah pada perdagangan Rabu (21/9) pagi. REUTERS/Issei Kato


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia melemah pada perdagangan Rabu (21/9) pagi. Pukul 08.30 WIB, indeks Nikkei 225 turun 266,97 poin atau 0,97% ke 27.418,86, Gang Seng turun 207,75 poin atau 1,14% ke 18.571,51.

Taiex turun 29,11 poin atau 0,17% ke 14.523,61, Kospi turun 22,12 poin atau 0,98% ke 2.344,66, ASX 200 turun 94,43 poin atau 1,39% ke 6.712,00, Straits Times turun 5,20 poin atau 0,15% ke 3.261,91 dan FTSE Malaysia turun 7,82 poin atau 0,54% ke 1.453,14.

Bursa Asia melemah mengikuti pelemahan Wall Street karena investor bersiap menghadapi pengumuman kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Pada Perdagangan Selasa (20/9) Pagi, Mengekor Kenaikan Wall Street

Saham di Jepang, Australia dan Korea Selatan jatuh. 

Mengutip Bloomberg, imbal hasil US Treasury bertenor 2 tahun mendekati 4%, karena para trader mempertimbangkan risiko pengetatan moneter akan mendorong ekonomi ke dalam resesi.

Para ekonom memproyeksi The Fed akan kembali menaikkan suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin dalam pertemuan kebijakan Rabu (21/9).

"Volume tetap ringan dan suasana hati-hati. Hanya sedikit yang ingin mengambil posisi besar sebelum mendengar apa yang dikatakan TheFed dan dimana pembuat kebijakan melihat suku bunga naik di akhir siklus kenaikan," kata Fiona Cincotta, analis pasar keuangan senior di City Indeks. 

"Inilah yang akan mendorong pasar, bukan kenaikan suku bunga besok, tetapi apa yang akan dilakukan Fed selanjutnya." 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×