kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   -900,82   -100.00%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bursa Asia Melemah di Pagi Ini (27/9), Pasar Menanti Data Ekonomi China dan Australia


Rabu, 27 September 2023 / 08:28 WIB
Bursa Asia Melemah di Pagi Ini (27/9), Pasar Menanti Data Ekonomi China dan Australia
ILUSTRASI. hampir seluruh Bursa Asia melemah pada perdagangan pagi ini (27/9)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Rabu (27/9), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 0,97% ke 32.002. Berbeda, Hang Seng dibuka naik tipis 0,03% ke 17.472,11.

Sementara itu, indeks Taiex melemah 0,34% ke 16.221,31 dan indeks Kospi turun 0,24% menjadi 2.457,08. Serupa, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,36% ke 7.012,8.

Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,69% ke 3.192,76 dan FTSE Malay turun 0,42% menjadi 1.439,46.

Bursa Asia cenderung melemah jelang data industri China dan angka inflasi Australia bulan Agustus yang dirilis pada hari ini.

Tingkat inflasi tertimbang Australia diproyeksi capai 5,2% secara tahunan pada bulan Agustus 2023. Proyeksi itu merupakan penurunan untuk tiga bulan berturut-turut.

Baca Juga: Begini Rekomendasi Saham yang Menarik Dikoleksi Hari Ini (27/9)

Di sisi lain, pasar saham Asia mendapat sentimen dari koreksi yang terjadi di Wall Street. Di mana, tiga indeks utama mengalami aksi jual setelah laporan penjualan rumah dan kepercayaan konsumen terbaru memicu kekhawatiran terhadap keadaan ekonomi AS.

Pada perdagangan sesi sebelumnya, terlihat indeks Dow Jones Industrial Average mengalami hari terburuknya sejak Maret 2023.

Di mana, indeks Dow anjlok 1,14% dan ditutup di bawah rata-rata pergerakan 200 hari untuk pertama kalinya sejak Mei.

Sedangkan indeks S&P 500 melemah 1,47%, ditutup di bawah 4.300 untuk pertama kalinya sejak 9 Juni, sedangkan Nasdaq Composite anjlok 1,57%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×