kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Bursa Asia longsor di awal April


Selasa, 01 April 2014 / 08:40 WIB
ILUSTRASI. Industri fintech masih optimistis dapat tumbuh tahun depan, di tengah prediksi perlambatan ekonomi global.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Bursa saham Asia turun dan indeks regional berhenti melakukan reli terpanjang dalam sebulan. Sejumlah industri di Jepang khawatir dengan prospek industri di China.

Indeks MSCI Asia Pacific Index turun 0,4% pada pukul 09:47 waktu Tokyo, Selasa (1/4). Indeks turun untuk pertama kalinya dalam lima hari, karena saham Jepang dan Australia turun. Sementara itu, indeks Standard & Poor 500 futures turun 0,1% setelah naik 0,8% di New York.

"Indeks manufaktur di China merupakan kunci bagi saya hari ini. Salah satu masalah besar yang membebani pasar global adalah perlambatan China,” kata Mark Lister, kepala penelitian Craigs Investment Partners Ltd di Wellington.

Indeks yang turun di Asia antara lain; indeks Australia S & P / ASX 200 turun 0,8%, indeks Kospi turun 0,4% di Seoul dan indeks NZX 50 Selandia Baru juga turun 0,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×