kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bursa Asia longsor di awal April


Selasa, 01 April 2014 / 08:40 WIB
Bursa Asia longsor di awal April
ILUSTRASI. Industri fintech masih optimistis dapat tumbuh tahun depan, di tengah prediksi perlambatan ekonomi global.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

TOKYO. Bursa saham Asia turun dan indeks regional berhenti melakukan reli terpanjang dalam sebulan. Sejumlah industri di Jepang khawatir dengan prospek industri di China.

Indeks MSCI Asia Pacific Index turun 0,4% pada pukul 09:47 waktu Tokyo, Selasa (1/4). Indeks turun untuk pertama kalinya dalam lima hari, karena saham Jepang dan Australia turun. Sementara itu, indeks Standard & Poor 500 futures turun 0,1% setelah naik 0,8% di New York.

"Indeks manufaktur di China merupakan kunci bagi saya hari ini. Salah satu masalah besar yang membebani pasar global adalah perlambatan China,” kata Mark Lister, kepala penelitian Craigs Investment Partners Ltd di Wellington.

Indeks yang turun di Asia antara lain; indeks Australia S & P / ASX 200 turun 0,8%, indeks Kospi turun 0,4% di Seoul dan indeks NZX 50 Selandia Baru juga turun 0,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×