kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.683   97,00   0,55%
  • IDX 6.416   -306,98   -4,57%
  • KOMPAS100 851   -42,06   -4,71%
  • LQ45 634   -23,87   -3,63%
  • ISSI 231   -11,86   -4,88%
  • IDX30 360   -11,13   -3,00%
  • IDXHIDIV20 445   -10,05   -2,21%
  • IDX80 98   -4,30   -4,22%
  • IDXV30 126   -3,61   -2,79%
  • IDXQ30 116   -2,98   -2,50%

Bursa Asia dibuka bervariatif terseret sentimen dari Eropa dan AS


Selasa, 28 Mei 2019 / 08:46 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia dibuka bervariasi di awal perdagangan Selasa (28/5) dengan mayoritas indeks menguat.

Pukul 08.30 WIB, indeks Nikkei 225 naik 71,28 poin atau 0,35% ke 21.257,39, Taiwan Taiex naik 18,46 poin atau 0,16% ke 10,350,12, Kospi turun 3,90 piin atau 0,19% ke 2.040,18, Hang Seng turun 12,13 poin atau 0,05% ke 27.276,45, ASX 200 naik 33,11 poin atau 0,51% ke 6.485, Straits Times turun 4,22 poin atau 0,13% ke 3.167,15 dan FTSE Malaysia naik 4,25 poin atau 0,27% ke 1.606,07.

Kenaikan bursa Asia mengekor kenaikan tipis di bursa Eropa pada Senin lalu yang ditopang oleh kenaikan saham-saham sektor otomotif setelah kabar Fiat Chrysler yang mengonfirmasi pihaknya telah membuat proposal merger transformatif ke Renault. 

Rally saham di sektor otomotif ini meluas ke Asia, dimana saham Mitsubishi Motors Corp di Jepang naik 3,17%, Nissan Motor Co juga naik 2,11%.

Sementara itu, hasil sementara pemilihan Uni Eropa juga mendukung pasar setelah partai-partai pro serikat mempertahankan kekuasaannya dalam pemilihan parlemen Eropa. hasil ini meredakan kekhawatiran tentang kesulitan politik di wilayah itu.

Meski begitu, kekhawatiran investor terhadap kelanjutan proses negosiasi dagang Amerika Serikat-China masih membayangi. Sehingga kenaikan bursa Asia masih terbatas, dan diwarnai aksi koreksi di beberapa indeks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×