kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Bursa Asia Bergerak Mixed Pada Perdagangan Jumat (8/4) Pagi


Jumat, 08 April 2022 / 08:31 WIB
ILUSTRASI. Bursa Asia. (Kyodo)


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia bergerak mixed pada perdagangan Jumat (8/4) pagi. Pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 naik 17,18 poin atau 0,09% ke 17.062, Hang Seng turun 141,45 poin atau 0,65% ke 21.667,53, Taiex naik 112,26 poin atau 0,64% ke 17.290,24, Kospi turun 4,47 poin atau 0,17% ke 2.690,58, ASX 200 naik 38,87 poin atau 0,54% ke 7.481,70, Straits Times turun 6,70 poin atau 0,20% ke 3.396,43 dan FTSE Malaysia turun 0,71 poin atau 0,02% ke 1.600,08.

Bursa Asia bergerak mixed karena investor berhati-hati mencerna rencana Federal Reserve untuk melakukan kebijakan pengetatan yang lebih agresif dan memantau penguncian di China akibat penyebaran Covid-19.

Mengutip Bloomberg, prospek kenaikan suku bunga The Fed yang tajam disamping pengurangan kepemilikan obligasi, perang di Ukraina dan wabah Covid-19 di China menahan sentimen.

Baca Juga: Bursa Asia Kompak Memerah, Terseret Pelemahan Wall Street

Shanghai melaporkan lebih dari 20.000 kasus Covid-19 setiap hari dan lockdown kota terancam menjadi salah satu yang terbesar.

"Saham mengalami sedikit kesulitan pekan ini mencerna fakta bahwa suku bunga akan lebih tinggi di tengah perubahan besar dalam ekspektasi seputar kebijakan moneter," kata Anthony Saglimbene, ahli strategi pasar global di Ameriprise Financial Inc seperti dikutip Bloomberg.

Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard mengatakan dia lebih suka meningkatkan suku bunga kebijakan menjadi 3%-3,25% pada paruh kedua tahun 2022. Sementara Presiden Fed Chicago Charles Evans dan mitranya dari Atlanta Raphael Bostic mengatakan mereka mendukung kenaikan suku bunga ke netral sambil memantau jalannya perekonomian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×