kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.901   42,00   0,24%
  • IDX 6.203   75,42   1,23%
  • KOMPAS100 822   14,90   1,85%
  • LQ45 616   5,25   0,86%
  • ISSI 216   0,17   0,08%
  • IDX30 349   1,16   0,33%
  • IDXHIDIV20 427   0,27   0,06%
  • IDX80 93   0,71   0,77%
  • IDXV30 118   -0,23   -0,20%
  • IDXQ30 112   0,01   0,01%

Bursa Asia Anjlok di Pagi Ini (2/6): Indeks Nikkei 225 dan Kospi Turun Paling Dalam


Selasa, 02 Juni 2026 / 08:40 WIB
Bursa Asia Anjlok di Pagi Ini (2/6): Indeks Nikkei 225 dan Kospi Turun Paling Dalam
ILUSTRASI. Bursa Asia melemah drastis di pagi ini (2/6/2026), dipicu ketidakpastian negosiasi AS-Iran


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia melemah pada perdagangan pagi ini. Selasa (2/6/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 turun 1,12% ke 66.210. Sejalan, indeks Hang Seng dibuka turun tipis 0,01% ke 25.395,07.

Selanjutnya indeks Taiex terlihat menguat 1,01% menjadi 45.793,79 dan indeks Kospi anjlok 1,17% ke 8.685,34. Sedangkan indeks ASX 200 turun 0,75% ke 8.663,6.

Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah tipis 0,05% ke 5.035,47 dan FTSE Malay KLCI turun 0,11% menjadi 1.683,07.

Bursa Asia dibuka melemah karena investor mempertimbangkan kembali ketidakpastian atas negosiasi perdamaian Amerika Serikat (AS)-Iran, sementara indeks acuan Wall Street naik ke level tertinggi baru di sesi sebelumnya karena optimisme teknologi.

Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (2/6): Anjlok Rp 25.000 Jadi Rp 2.774.000 Per Gram

Presiden AS Donald Trump menepis kemungkinan bahwa pembicaraan damai dengan Iran dapat gagal dengan mengatakan," Sejujurnya, saya tidak peduli jika pembicaraan itu berakhir."

Trump menanggapi pernyataan tentang laporan sebelumnya bahwa para negosiator Iran sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri diskusi dengan Washington dan bergerak untuk "memblokir sepenuhnya" Selat Hormuz sebagai tanggapan terhadap kampanye militer Israel di Lebanon yang menargetkan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Sementara itu di sesi sebelumnya, Wall Street reli dengan indeks S&P 500 menguat meski harga minyak naik dengan Nvidia memimpin kenaikan sektor teknologi setelah peluncuran chip baru untuk PC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×