kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bull Trap Kripto Kerap Terjadi, CEO Indodax Beberkan Tips Menghindarinya


Jumat, 31 Maret 2023 / 23:11 WIB
ILUSTRASI. Bull Trap Kripto Kerap Terjadi, CEO Indodax Beberkan Tips Menghindarinya


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Masyarakat semakin melek tentang kripto dan banyaknya awareness dari media massa yang memperlihatkan harga Bitcoin dan kripto lainnya yang naik, menyebabkan permintaan aset kripto semakin meningkat. 

Namun, keadaan makroekonomi global seperti keputusan suku bunga Amerika Serikat The Fed atau kasus runtuhnya perbankan juga mempengaruhi kenaikan harga kripto. Hal ini juga ditambah dengan adopsi Bitcoin dan pembelian kripto oleh investor institusi besar yang semakin mempengaruhi harga kripto.

CEO Indodax, Oscar Darmawan, memperingatkan investor agar waspada terhadap bull trap pada kripto. 

Baca Juga: Harga Bitcoin Turun Hari Ini, Potensi Tren Positif Masih Ada

"Bull trap terjadi ketika harga kripto naik secara cepat setelah mengalami momen bearish yang cukup lama," ujar Oscar dalam keterangan tertulis, Jumat (31/3). 

Investor percaya bahwa harga kripto akan terus mengalami reli bullish dan membeli kripto. Namun, kenyataannya volatilitas kripto sangat cepat dan setelah kripto berada di harga tertentu, harga aset akan terkoreksi sehingga investor akan merasa kecewa karena terlanjur membeli pada saat harga tinggi.

Oscar menyarankan investor untuk mempelajari teknik trading yang baik sebelum bertransaksi kripto. Investor harus melakukan riset dan analisis fundamental terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli aset kripto. 

Investor juga harus memahami istilah Relative Strength Index (RSI) yang digunakan untuk mengukur pergerakan harga dan menentukan kondisi pasar dimana kripto sedang terlalu banyak pembelian atau terlalu banyak penjualan.

Baca Juga: Pasar Kripto Kembali Reli Panjang, Intip Prospek Selanjutnya

Investor tidak perlu memantau setiap menit, namun tetap perlu memantau tren harga kripto sesekali. Jika skor RSI tersebut sudah mendekati atau melampaui level resistance maka investor perlu berhati-hati karena bisa ada bull trap. 

Dalam momen reli bullish ini, penting sekali bagi para trader untuk tidak FOMO dan mempelajari terlebih dahulu kiat-kiat trading crypto agar bisa menentukan harga beli dan harga jual yang tepat sehingga bisa memperoleh keuntungan yang maksimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×