kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Bukit Asam menganggarkan belanja modal Rp 6,55 triliun


Senin, 12 Maret 2018 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Tambang Batubara Bukit Asam


Reporter: Nisa Dwiresya Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 6,55 triliun tahun ini.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, PTBA akan menggunakan Rp 1,43 triliun dari capex akan untuk investasi rutin. Bukit Asam akan menggunakan Rp 5,12 triliun untuk investasi pengembangan.

Salah satu proyek pengembangan yang dilakukan PTBA adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sumsel 8. “Akan mulai pembangunan di Juni-Juli 2018. Financial close akan ditandatangani di Juni,” ujar Arviyan dalam paparan kinerja, Senin (12/3).

Pembebsan lahan dari proyek PLTU itu pun menurutnya telah selesai. Detil desain PLTU juga sudah rampung. PTBA menargetkan masa pembangunan PLTU Sumsel 8 selama 42 bulan dan akan masuk masa commercial operation date (COD) pada akhir 2021.

“Kemudian ada beberapa proyek pengembangan terkait sinergi BUMN. PLTU bekerja sama dengan ANTM, INALUM, dan menjajaki pengembangan PLTU Peranap,” tambah Arviyan.

Belum lagi, PTBA juga melakukan sinergi dengan Pertamina, Pupuk Indonesia dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA). Kerja sama dilakukan melalui pengembangan teknologi gasifikasi untuk mengkonversi batubara menjadi syngas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×