kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.916   -25,00   -0,14%
  • IDX 5.906   -30,02   -0,51%
  • KOMPAS100 762   -3,23   -0,42%
  • LQ45 587   -3,52   -0,60%
  • ISSI 205   -1,35   -0,66%
  • IDX30 327   -2,42   -0,73%
  • IDXHIDIV20 421   -1,82   -0,43%
  • IDX80 87   -0,39   -0,45%
  • IDXV30 116   -0,21   -0,18%
  • IDXQ30 107   -0,80   -0,74%

BTEL boleh menunda bayar utang


Rabu, 12 November 2014 / 20:55 WIB
ILUSTRASI. PT ChemStar Indonesia Tbk (CHEM), perusahaan perdagangan dan manufaktur bahan kimia untuk industri tekstil.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) sedikit bernapas lega dari kewajiban membayar utang. Pasalnya, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memberikan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) bagi emiten ini, Senin, (10/11).

"PKPU diajukan oleh kreditur," kata Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan BTEL, Harya Mitra Hidayat, dalam keterbukaan informasi, Rabu, (12/11). Penundaan pembayaran utang ini utang BTEL kepada PT Netwave Multimedia. Ini tercantum dalam perkara No. 59/Pdt.Sus/PKPU/2014/Pn.Niaga.Jkt.Pst.

Berdasarkan putusan Majelis Hakim, PKPU ini diberikan dalam waktu 30 hari setelah putusan pengadilan. Artinya, BTEL harus membayar kewajibannya 10 Desember. Pada semester I, BTEL mencatat utang usaha Rp 2,57 triliun. Kemudian ada utang lain-lain Rp 87,73 miliar.

Utang bank jangka panjang BTEL Rp 485,92 miliar. Tapi Rp 484,56 miliar jatuh tempo setahun. BTEL masih negosiasi agar bisa memperpanjang waktu perjanjian.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×