kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BNBR bisa segera bereskan utang Rp 1 triliun


Rabu, 12 Juli 2017 / 17:09 WIB
BNBR bisa segera bereskan utang Rp 1 triliun


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) bisa segera mengeksekusi rencana restrukturisasi utang. Dalam waktu dekat, utang senilai total US$ 77,9 juta atau setara Rp 1,03 triliun kepada Credit Suisse AG cabang Singapura dan Daley Capital Limited bisa segera diselesaikan.

"Agustus kami harapkan bisa selesai," ujar Direktur Keuangan BNBR Amri Aswono Putro, Rabu (12/7).

Secara rinci, BNBR memiliki utang US$ 70,43 juta kepada Credit Suisse. Sejatinya, total utang BNBR kepada Credit Suisse mencapai US$ 92,13 juta. Tapi, sebesar US$ 21,7 juta akan dilunasi secara tunai. Per 15 Maret 2017, BNBR sudah melunasi porsi tersebut. Jadi, saldo terutang BNBR kepada Credit Suisse tersisa US$ 70,42 juta, dan bagian ini yang akan dikonversi ke saham.

BNBR juga berutang kepada Daley sebesar US$ 7,48 juta. Untuk utang ini, proses penyelesaiannya 100% akan menggunakan skema konversi utang ke saham.

Aktivitas konversi utang ke saham ini diawali dengan penerbitan obligasi wajib konversi (OWK) dengan harga pelaksanaan Rp 50 per unit. OWK itu yang akan dikonversi ke saham oleh para kreditur.

Sehingga, BNBR akan menerbitkan 20,74 miliar saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD). Jumlah saham itu setara dengan 15,46% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Terkait rencana penerbitan OWK dan rights issue tersebut, BNBR sudah memperoleh restu pemegang saham. Sehingga, prosesnya bisa segera dilaksanakan, lalu dilanjutkan dengan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Amri bilang, pendaratan tersebut menandakan aktivitas konversi sudah tuntas.

Dengan restrukturisasi utang ini, diharapkan akan ada perbaikan di sisi ekuitas BNBR. Nilai defisiensi modal BNBR akan menyusut, dari sebelumnya Rp 5,8 triliun menjadi Rp 4,8 triliun.

Lalu, posisi liabilitas BNBR juga akan terpangkas 8,14% dari Rp 12,74 triliun menjadi Rp 11,7 triliun. Tahun lalu, BNBR juga telah mengonversi utang dengan OWK senilai Rp 990,6 miliar. Saham baru itu diserap oleh lima kreditur BNBR, termasuk Dalley Capital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×